Breaking News:

Kabupaten Langkat Tak Punya Uang Untuk Memperbaiki Jembatan Namu Ukur

Sejauh ini, kata dia Pemerintah Langkat telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan, bukan jembatan.

Satia / Tribun Medan
Jembatan yang berada di Jalan Namukur, Sei Bingai, Kabupaten Langkat, rusak parah, Jumat (23/4/2021). 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI - Pemerintah Kabupaten Langkat mengaku tak punya anggaran untuk perbaikan jembatan di Jalan Namu Ukur, yang rusak parah, Sabtu (1/5/2021).

Karena tidak memiliki anggaran, Pemerintah Langkat menyurati Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lakukan perbaikan terhadap jembatan tersebut.

Namun, setelah menyurati BNPB, jembatan tersebut tak kunjung diperbaiki.

Malahan, warga mendirikan portal di jembatan tersebut, agar kendaraan bermuatan berat tidak bisa melintasinya. 

Sekda Kabupaten Langkat, Indra Salahudin mengatakan, perlu adanya anggaran puluhan miliar, untuk dapat memperbaiki jembatan. 

"Kami sudah nyurati BNPB, meminta bantuan krn rsknya disebabkan banjir yang menggerus dindingnya. Karena biayanya puluhan miliar," ungkapnya.

Menurutnya, bantuan ini dimintakan, karena jembatan tersebut rusak diakibatkan banjir yang terus menggerus dinding jembatan.

Karena jembatan rusak diakibatkan bencana alam, menurutnya BNPB yang berhak melakukan perbaikan.

Saat ini, kata Indra pihaknya terus berkoordinasi dengan BNPB, agar segera melakukan perbaikan.

"Kita tetap koordinasi ke Pemerintah Pusat, karena biayanya besar," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved