Breaking News:

Pimpin Rapat "Saber Pungli", Sekda Kota Medan Minta Camat dan Lurah Hindari Pungli

Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman memimpin rapat sosialisasi sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) di Kantor Wali Kota Medan

Dinas Kominfo Kota Medan
Sekda Kota Medan memimpin rapat sosialisasi Saber Pungli 

TRIBUN-MEDAN.com - Sekretariat daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman memimpin rapat sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di Kantor Wali Kota Medan secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (30/4/2021). Dalam rapat ini, Wiriya mewakili Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.   

Selain Bobby dan Wiriya, Saber Pungli turut dihadiri Wakil Kepala (Waka) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan Ajun Komisaris Besar (AKBP) Irsan Sinuhaji, Perwakilan dari Kodim 0201/BS Mayor Kav Prima Wahyudi, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  Lurah, dan Camat sekota Medan.

Menurut Wiriya, rapat tersebut sangat strategis mengingat salah satu visi misi dari Wali Kota Medan ingin menciptakan pelaksanaan pemerintahan yang bebas dari korupsi dan pungutan liar.

"Visi dan misi tersebut sangat ditekankan Wali Kota sehingga rapat ini sangat penting untuk di ikuti," kata Wiriya.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Kota Medan, Jalan Sei Batang Hari Kecamatan Medan Sunggal Tergenang

Karenanya, Sekda mengingatkan kepada OPD, camat, dan lurah agar mengikuti rapat ini dengan serius. Ia juga mengimbau jajaran perangkat mereka untuk tidak melakukan pungli kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan dengan baik.

"Saya ingatkan, semua pelayanan terhadap masyarakat jangan lagi ada yang menggunakan uang, apabila tidak ingin dicopot atau dipidanakan. Jadikan kejadian pungli yang baru terjadi sebagai pelajaran," pesan Wiriya.

Larangan pungli, lanjut Sekda, tidak hanya berlaku terhadap pimpinan OPD, lurah, dan camat yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) saja, tetapi juga terhadap kepala lingkungan (kepling)

Pasalnya, kepling diangkat berdasarkan Surat Keputusan (SK) pemerintah dan menerima penghasilan dari pemerintah.

Baca juga: Portal Jalan Aloha Medan Labuhan Tak Kunjung Dibuka, Warga Minta Perhatian Wali Kota Medan

"Saya minta camat dan lurah harus betul-betul mengingatkan para kepling agar tidak meminta uang kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Pasalnya, kepling juga bisa di pidanakan" ujar Wiriya.

Ia berharap, ke depanmya tidak terjadi lagi praktik pungli di kota Medan.

Halaman
12
Penulis: Yogarta Awawa Prabaning Arka (CM)
Editor: Amalia Purnama Sari (CM)
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved