Breaking News:

Mudik Lebaran

Polres Binjai Ikut Bangun Pos saat Lebaran, Paksa Pemudik Luar Daerah Putar Balik

Polres Binjai turut mendirikan dua posko penyekatan mengantisipasi masuknya pemudik dari Aceh selama lebaran

Penulis: Satia
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN / HO
Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo memberi keterangan tentang proses hukum terhadap Brigadir MJ, oknum polisi koboi yang umbar tembakan di tempat hiburan malam De Tonga. Brigadir MJ kini ditahan di sel khusus Polres Binjai, Selasa (2/3/2021). 

TRIBUN MEDAN.com,BINJAI--Polres Binjai ikut mendirikan pos penyekatan di kawasan perbatasan, guna mengantisipasi masuknya pendatang luar daerah saat lebaran nanti.

Ada dua posko yang dibangun. 

"Jadi kami fokus membantu Kabupaten Langkat untuk melakukan penyekatan dari atau ke Aceh selama lebaran," kata Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo, Sabtu (1/5/2021).

Dia mengatakan, bilamana nantinya ditemukan ada pemudik luar daerah yang tetap memaksa masuk, maka dipastikan akan diminta putar balik.

Dalam kegiatan penyekatan nanri, polisi akan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan Satgas Penanganan Covid-19. 

Baca juga: Berkaca dari Tahun Lalu dan Kejadian di India, Sebaiknya Urungkan Niat Anda untuk Mudik Tahun Ini

"Sesuai ketentuan, hanya ada empat daerah saja yang boleh melaksanakan mudik sesuai ketentuan," kata Romadhoni.

Keempat wilayah itu Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang, dan Kabupaten Karo (Mebidangro).

"Mudik lokal masih boleh," terangnya. 

Untuk pos penyekatan sendiri, sambung Romadhoni, akan dibangun di pintu masuk dari depan maupun belakang menuju Kabupaten Langkat. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Binjai AKP Djoko Lelono mengatakan, selain posko penyekatan larangan mudik, pihaknya juga membangun pos pemantauan arus lalu lintas di wilayah perkotaan. 

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, Pelabuhan Teluk Nibung Tak Layani Arus Mudik Indonesia-Malaysia

Perihal ini, kata dia, dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi antara arah Kota Medan menuju ke Kota Binjai.

"Selain pos penyekatan, kita akan bangun pos pemantau arus lalulintas nantinya," ucapnya. 

Secara detailnya, saat ini pihaknya masih fokus mendirikan lokasi pos penyekatan dan pemantauan arus lalu lintas.

Kemungkinan, menurutnya pos pemantau akan siap bekerja akhir bulan ini. Sedangkan pos penyekatan, masih dalam proses.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved