Breaking News:

Bisnis Rental Mobil Anjlok, Kena Dampak Larangan Mudik Lebaran

Ia juga mengaku dibanding tahun sebelumnya, bisnis rental mobil sudah turun dratis dan sejauh ini belum ada yang memesan rental mobil miliknya

KOMPAS/RIZA FATHONI
Rental Mobil 

TRIBUN–MEDAN.com, TRIBUN - Untuk memutuskan mata rantai Covid-19, pemerintah menetapkan larangan mudik Lebaran tahun ini mulai 22 April-24 Mei 2021. Kebijakan ini, sangat mempengaruhi bisnis transportasi, tak terkecuali rental mobil yang ada di Medan.

Diantara usaha yang kena dampak tersebut adalah PT Arjuna Sukses Abadi yang berada di Jalan Rakyat, Medan Perjuangan. David, Pemilik bisnis rental mobil ini menuturkan bahwa dengan adanya peraturan pemerintah atas larangan mudik, sangat merugikan usahanya.

"Sangat merugikan bagi kami di usaha bagian transportasi, dari pemerintah tidak ada solusi ke kami, atau ada sedikit kelonggaran dengan Prokes ketat. Sedangkan dari pihak leasing tidak mau tau dengan keadaan, tidak ada keringanan," ujar David, Minggu (2/5).

Ia juga mengaku dibanding tahun sebelumnya, bisnis rental mobil sudah turun dratis dan sejauh ini belum ada yang memesan rental mobil miliknya.

Baca juga: 183 Unit Mobil Dinas Tunggak PKB, Pemprov Sumut akan Terapkan Sistem Rental

"Sampai saat ini juga belum ada bookingan untuk Lebaran baik wisatawan lokal mau pun luar daerah seperti Jakarta dan lainnya. Biasanya mayoritas customer kita juga dari wilayah luar kota," tambahnya.

Menurutnya, dengan larangan mudik di perpanjang sangat memberikan dampak signifikan. "Dengan larangan mudik diperpanjang, apakah pemerintah ada melihat dampak terhadap kami terutama bagian transportasi," katanya.

Hal ini senada dirasakan Rental Mobil Medan Jaya di Jalan Karya Dharma, Medan Johor. Saat Tribun berkunjung ke tempat usaha ini, terlihat sepi dan tidak ada geliat transaksi.

Indra sebagai pemilik usaha ini menuturkan, bisnis rental mobilnya sudah jarang ada transaksi rental mobil sejak awal pandemi. Terlebih lagi dengan adanya peraturan pemerintah atas larangan mudik akan membuat bisnis rental mobil semakin merosot.

Ia mengatakan, para pelanggannya rata-rata dari luar kota atau yang berpergian ke luar kota.

"Sudah lama sepi bisnis rental mobil dari awal Covid-19. Ditambah lagi dengan peraturan pemerintah ini, mau bagaimanalah dibuat karena pelanggan kita kebanyakan dari luar kota dan biasanya yang memesan mau ke luar kota," kata Indra.

Terkait hal ini, ia tak membuat strategi pelayanan khusus selain berharap Covid-19 dapat berlalu.

Penulis: Yufis Nianis Nduru
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved