Breaking News:

News Video

Menikmati Keindahan Alam Air Terjun Sikulikap Desa Duolo Panatapan Berastagi

Wisata Sikulikap ini beroperasi selama 24 jam sehingga tidak ada batasan waktu untuk menikmati keindahan alam. Diperoleh informasi juga,

Menikmati Keindahan Alam Air Terjun Sikulikap Desa Duolo Panatapan Berastagi

TRIBUNTRAVEL. com, BERASTAGI - Destinasi wisata Sikulikap, belakangan ini menjadi tempat liburan yang ramai dikunjungi para kaum muda. 

Lokasinya berada di Desa Doulo, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tepatnya di bawah jurang Penatapan. 

Wisata ini, menawarkan keindahan alam serta air terjun yang alami, dikelilingi hutan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) Taman Nasional Gunung Leuser yang berada dalam Kawasan Lau Debuk Tanah Karo.

Dalam hal ini, bila ingin menikmati air terjun setinggi 30 meter akan menempuh waktu selama 15 menit karena harus berjalan kaki menuruni beberapa tangga di tengah hutan belantara. 

Namun, disepanjang jalan menuju air terjun, tersedia berbagai gazebo untuk spot foto dan pondok saat beristirahat sejenak. 

Selanjutnya, Kristian Ginting salah satu pengelola destinasi ini mengungkapkan bahwa Sikulikap merupakan hutan konservasi di bawah naungan Taman Hutan Rakyat (Tahura) yang sudah mendapatkan izin.

"Jadi destinasi ini sudah mendapatkan izin dari Tahura untuk bermitra dengan masyarakat sekitar hutan, itulah tahap awal pengembangan Sikulikap sehingga kita bermitra dengan kehutanan lalu bangun fasilitasnya untuk memajukan hutan ini," ujar Kristian.

Kristian juga menambahkan bahwa dulunya destinasi ini pernah terbengkalai beberapa tahun sehingga baru dua tahun ini mulai dikelola kembali. 

Lalu seiringnya berkembang, wisata ini telah dikunjungi ribuan wisatawan dari berbagai daerah. Para wisatawan yang hendak berkunjung akan dikenakan biaya masuk tergantung transportasi. 

Biaya masuk setiap harinya, bagi pejalan kaki dikenakan Rp 5 ribu per orang,  sepeda motor Rp 20 ribu, dan mobil Rp 60 ribu sudah termasuk parkir. 

Dalam hal ini, para pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas yang tersedia mulai dari parkiran luas, toilet, warung, tempat swafoto, dan dapat memasang tenda bagi yang ingin berkemah. 

Bagi yang ingin berkemah, seluruh perlengkapan tidak disediakan Sikulikap melainkan menjadi tanggungjawab pengunjung. 

Wisata Sikulikap ini beroperasi selama 24 jam sehingga tidak ada batasan waktu untuk menikmati keindahan alam. Diperoleh informasi juga, kedepan Sikulikap akan semakin dikembangkan dengan membangun tempat penginapan. 

(cr20/tribun-medan.com)

Penulis: Yufis Nianis Nduru
Editor: heryanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved