Breaking News:

Perintah Bupati Sergai

Saat Idul Fitri, Camat, Kades dan Lurah di Sergai Dapat Tugas Tambahan dari Bupati Darma Wijaya

Bupati Sergai Darma Wijaya memberikan perintah kepada Camat, Lurah bahkan Kepala Desa untuk mengawasi jalannya lebaran tahun 2021

HO / Tribun Medan
Bupati Sergai, Darma Wijaya dan istri sebelum mengikuti kegiatan pelantikan Jumat, (26/2/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com,SEIRAMPAH--Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya memberikan tugas baru kepada Camat, Lurah hingga Kepala Desa (Kadesa) di saat Idul Fitri 1442 Hijriah nanti.

Adapun tugas baru itu tertuang dalam Surat Edaran nomor 18.2/443/2648/202.

Bupati Sergai Darma Wijaya meminta Lurah, Kades dan Camat untuk sama-sama mengawasi dan mencegah penularan Covid-19

"Surat Edaran itu berisi tentang pembatasan kegiatan selama bulan suci ramadan dan libur hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah /2021 di Sergai. Dikeluarkan dan diteken pada 30 April kemarin," kata Kadis Kominfo Serga, Akmal Minggu, (2/5/2021). 

Baca juga: Di Tengah Larangan Mudik, Pemerintah Buka Penerbangan Wuhan ke Indonesia, Ini Alasannya

Dalam surat edaran tersebut, Camat, Lurah dan Kades diminta melaksanakan pengetatan dalam memberikan persyaratan bagi masyarakat untuk ke luar kota pada bulan suci ramadan lebaran nanti.

Tak cuma Camat, Lurah dan Kades saja, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) juga ikut berperan. 

"Semuanya tetap dengan berpedoman pada surat edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19 nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya dan upaya pengendalian covid selama bulan Ramadhan,"kata Akmal.

Baca juga: Dipecat Sebagai Ketua PAN, Politisi Asal Sergai Ini Enggan Gabung Partai Ummat Karena Alasan Ini

Mengenai masyarakat yang berstatus Aparatur Negeri Sipil (ASN), TNI/Polri serta unsur BUMN dan BUMD yang akan melakukan perjalanan ke luar kota selama bulan ramadan dari hari raya wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis dari pejabat eselon II, dengan tanda tangan basah/elektronik pimpinan dengan tetap berpedoman pada surat edaran Ketua Satgas.

Unsur BUMN/BUMD dan organisasi pengelola angkutan dalam melaksanakan operasional dipinta agar meningkatkan fasilitas protokol kesehatan serta meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan. 

Baca juga: Gerbong Timses Bupati Sergai Ramai-ramai Ditarik Masuk Urusi Pemerintahan Sisi Pembangunan

Pantauan www.tribun-medan.com, Surat Edaran yang dikeluarkan sebagai turunan atas tindaklanjut adanya Surat Edaran dari Ketua Satgas penanganan Covid 19 nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H, penanganan Covid-19 upaya pengendalian penyebaran covid dan Surat Edaran Gubernur Sumut selaku Ketua satgas nomor 1009 tentang pembatasan kegiatan selama bulan ramadhan dan hari raya. Di dalamnya ada menjelaskan tentang 7 poin dan yang pertama mengatur tentang persoalan ibadah. 

Ditulis dalam rangka melakukan ibadah selama bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri agar meningkatkan protokol kesehatan dengan berpedoman pada surat edaran Menteri Agama RI nomor 3 tahun 2021 tentang panduan ibadah ramadhan dan Idul Fitri 1442 H/2021, dengan berpedoman juga pada surat edaran ketua satuan tugas penanganan covid 19 nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya dan upaya pengendalian covid selama bulan ramadhan.

Baca juga: Pemkab dan Polres Sergai Gelar Operasi Pasar, yang Naikkan Harga Sesuka Hati Bisa Kena Sanksi

Surat Edaran telah dikirimkan kepada Forkopimda Kabupaten, Kelala Instansi Vertikal, Pimpinan OPD, Forkopimcam dan Kepala Desa/Lurah serta Ketua DPC Partai Politik, Organda dan juga Ketua Organisasi Kemasyarakatan.(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved