Breaking News:

Kakanim I Medan Pastikan Belum ada WNA asal India Masuk ke Sumut

Imigrasi berkomitmen untuk melarang WNA, khususnya yang datang dari India untuk masuk ke Indonesia, termasuk Sumut.

Tribun Medan/Mustaqim
KEPALA Kantor Imigrasi (Kakanim) Klas I Medan, Tato J Hidayawan berkunjung ke Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman Medan, Senin (3/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Klas I Medan, Tato J Hidayawan pada Senin (3/5/2021) bertandang ke Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan.

Tato menjelaskan, kedatanganya hanya untuk bersilaturahmi dengan orang nomor satu di Pemprov Sumut, pascamenjabat sebagai Kakanim Klas I Medan sejak Februari 2021 lalu.

"Yang pasti saya selaku warga baru di Medan, silaturahmi kepada beliau. Saya matur ke bapak, sowan, silaturahmi, mohon arahan, mohon petunjuk. Dan ada juga beberapa yang berkaitan dengan tugas pokok kita dalam hal pengawasan orang asing," kata Tato.

Tato mengatakan, kunjungannya sekaligus juga ingin menyampaikan kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tentang kondisi warga negara asing (WNA), khususnya yang datang dari India, baik melalui jalur udara maupun laut.

Sebab, diketahui India saat ini tengah dilanda ledakan kasus Covid-19. Sehingga imigrasi berkomitmen untuk melarang WNA, khususnya yang datang dari India untuk masuk ke Indonesia, termasuk Sumut.

Dan menurutnya hal itu telah diatur dalam Peraturan Menkumham No 26 tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

"Seminggu ini lagi hot pandemi dari India. Langsung kita action, dari direktorat, pak dirjen sudah perintahkan supaya WNA, terutama India tak boleh masuk. Tanpa terkecuali. Pokoknya nggak ada urusan," tegasnya.

Baca juga: LEDAKAN COVID-19 di India, Kakanim Klas I Medan Pastikan tak ada WNA dari India Masuk ke Sumut

Tato menjelaskan, selama pandemi covid-19 penerbangan dari dan ke luar negeri melalui Bandara Kualanamu terbatas.

Namun, pihaknya tetap siaga mengawasi agar WNA terutama yang datang dari India tidak diperbolehkan masuk sama sekali, demi mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 di Indonesia.

"Dari Kualanamu memang belum ada. Dan jangan sampai ada. Tapi kalau di Soekarno Hatta ada. Lagian, Medan belum ada penerbangan keluar negeri. Hanya beberapa saja charter fly. Dan pengembalian WNI kita dari Malaysia. Patriasi belum ada. Ke Sumut sama sekali nggak ada," ungkap Tato.

Untuk mengawasi hal tersebut, Imigrasi mengaku tidak bekerja sendiri.

Pihak Imigrasi telah menjalin koordinasi dengan TNI Angkatan Laut, kepolisian serta tim PORA (Pengawasan Orang Asing) untuk memastikan tidak ada WNA yang masuk ke Sumut selamat pandemi Covid-19.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa hasil pertemuan dengan Kakanim Klas I Medan membahas tentang kedatangan orang dari luar negeri ke Sumut.

"Kita memastikan bahwa orang-orang yang dari luar itu, WNI, masuk ke Sumut untuk diisolasi. dipastikan apapun alasannya. Dia harus diisolasi selama 2 minggu, 14 hari," kata Edy, Senin (3/5).(ind/Tribun-Medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved