Breaking News:

Plt Wali Kota Tanjungbalai

M Syahrial Ditahan KPK, Gubernur Sumut Tunjuk Pelaksana Tugas Pimpin Kota Tanjungbalai

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menunjuk Plt Wali Kota tanjungbalai untuk menggantikan M Syahrial

TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menunjuk Plt Wali Kota Tanjungbalai menggantikan M Syahrial, Senin (3/5/2021).(TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Jabatan Wali Kota Tanjungbalai yang diemban M Syahrial akan segera diganti.

Syahrial bakal diganti oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai Waris Thalib.

Sejak Syahrial ditahan KPK dalam kasus suap dan dugaan jual beli jabatan, Pemprov Sumut telah menentukan siapa pengganti Syahrial.

Nantinya, Waris Thalib akan menjabat sebagai Pelaksana Tugas.

Baca juga: Bawa Lima Koper, KPK Geledah Ruang Wakil Ketua DPR RI Terkait Dugaan Suap Wali Kota Tanjungbalai

Penujukan Waris Thalib ini sudah disetujui Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Bahkan, Edy Rahmayadi sudah menandatangi surat penunjukkan Waris Thalib.

Menurut Edy, penunjukkan itu dilakukan demi kelancaran jalannya pemerintahan di Pemko Tanjungbalai. Sebab, Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial beberapa waktu lalu tersangkut masalah hukum.

M Syahrial ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus penyuapan terhadap seorang penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.

"Sudah saya tanda tangani. Wakil wali kota jabat sebagai Plt. Sekitar 4 hari lalu saya teken. Kan tak boleh kosong di sana," kata Edy di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan, Senin (3/5/2021).

Mantan Pangkostrad itu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Bila, status hukum M Syahrial telah inkrah dan dinyatakan bersalah di pengadilan, maka selanjutnya Pemprov Sumut akan menjalankan sesuai UU yang berlaku.

"Imbauan kepada masyarakat tetap tenang karena pimpinan itu tetap ada. Untuk masyarakat tetap berjalan seperti biasa," ucapnya.

Baca juga: Sekda Tanjungbalai Kabarnya Jadi Tersangka di KPK, Berikut Penjelasan Jubir Ali Fikri

Sebelumnya, KPK menyebut Syahrial menyuap penyidik KPK senilai Rp 1,3 miliar dengan maksud agar kasus yang menjeratnya dihentikan, yakni proses pelaksanaan lelang jabatan yang dilaksanakan di Pemko Tanjungbalai.

Dalam kasus suap ini KPK menetapkan tiga orang tersangka, yakni M Syahrial, AKP Stepanus Robin Pattuju dan seorang pengacara Maskur Husain.(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved