Breaking News:

TRIBUNWIKI

Masjid Azizi, Bangunan Bersejarah Peninggalan Kesultanan Langkat, Ramai Dikunjungi Pendatang

Dengan konsep arsitektur bangunan yang dicampurkan gaya timur, Masjid Azizi tampak kokoh berdiri, walaupun usianya melebihi 100 tahun.

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN/ SATIA
Masjid Azizi, yang terletak di Jalan Masjid, Tanjungpura, Kabupaten Langkat, adalah satu-satunya bangunan peninggalan Kesultanan Langkat. 

TRIBUN MEDAN.COM, TANJUNGPURA- Masjid Azizi, yang terletak di Jalan Masjid, Tanjungpura, Kabupaten Langkat, adalah satu-satunya bangunan peninggalan Kesultanan Langkat, Senin (3/5/2021).

Bangunan ini menjadi saksi, bahwa Kesultanan Langkat, satu di antara kerajaan Melayu  di Sumatera Utara, memiliki masa kejayaan. 

Dengan konsep arsitektur bangunan yang dicampurkan gaya timur, Masjid Azizi tampak kokoh berdiri, walaupun usianya melebihi 100 tahun.

Tempat ini, menjadi lokasi favorit para pendatang, atau wisatawan dari luar kota. Mayoritasnya, wisatawan yang datang dari Provinsi Aceh, selalu menyempatkan diri untuk menyinggahi bangunan ini.

Baca juga: M Syahrial Ditahan KPK, Gubernur Sumut Tunjuk Pelaksana Tugas Pimpin Kota Tanjungbalai

MASJID Azizi, masjid peninggalan Kesultanan Langkat yang berada di Kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Rabu (18/3/2020).
MASJID Azizi, masjid peninggalan Kesultanan Langkat yang berada di Kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Rabu (18/3/2020). (TRIBUN MEDAN/M ANIL)

Bahkan, wisatawan dari pulau Jawa, juga menyempatkan diri untuk datang ke masjid tersebut.

Uniknya, bangunan ini menjadi saksi nyata, bahwa konsep pembangunan pada masa lampau mengikuti gaya Eropa, China, India dan wilayah Timur.

Awal seroang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi bangunan mengatakan, bahwa hampir setiap hari selalu ada wisatawan datang untuk menyempatkan diri salat dan melihat keindahan masjid.

"Kalau lewat ini (wisatawan), selalu singgah untuk menyempatkan diri salat dan menikmati keindahan bangunan," ucapnya.

Baca juga: Dituduh Cuma Numpang Tinggal sama Kakaknya, Adik Artis Terkenal Ini Akhirnya Pindah, Gini Kondisinya

Masjid Azizi yang merupakan masjid peninggalan Kesultanan Langkat di Tanjung Pura, Langkat, Senin (2/3/2020)
Masjid Azizi yang merupakan masjid peninggalan Kesultanan Langkat di Tanjung Pura, Langkat, Senin (2/3/2020) (Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar)

Suasana sejuk akan terasa, bila pendatang masuk ke dalam Masjid. Selain itu, keindahan ornamen-ornamen dalam masjid membuat pendatang seakan berada di timur tengah.

Lantaran, ornamen bangunan didatangkan langsung dari luar.

"Bangunan ini, hampir seluruhnya masih terawat, masih asli belum ada perubahan," katanya. 

Selama Ramadan, Masjid Azizi Kabupaten Langkat, rutin membagikan sup atau bubur pedas, sebagai makanan berbuka puasa.

Makanan ini, sudah menjadi masakan tahunan, yang akan dibagikan kepada masyarakat dan pendatang ke Masjid Azizi.

Selain bubur, pengurus masjid juga membagikan makanan dan minuman lain kepada masyarakat, untuk berbuka puasa.

Baca juga: Dituduh Cuma Numpang Tinggal sama Kakaknya, Adik Artis Terkenal Ini Akhirnya Pindah, Gini Kondisinya

"Pengurus masjid rutin membagikan makanan khas bubur pedas kepada umat yang singgah mau berbuka puasa," kata Awal, masyarakat yang tinggal di belakang Masjid Azizi, Tanjung Pura, Rabu (28/4/2021).

Awal juga mengatakan, Masjid Azizi, setiap bulan puasa ramai dikunjungi oleh masyarakat, maupun pendatang dari liar daerah.

Biasanya, warga yang datang untuk melaksanakan ibadah salat dan menikmati suasana masjid peninggalan Kesultanan Langkat.

"Banyak yang datang dari luar kota untuk singgah kemari," jelasnya. Awal mengatakan, selain itu, warga juga datang untuk melakukan ziarah ke makam Sultan, yang berada di samping masjid," ujarnya. 

Masjid Azizi Tanjung Pura Kabupaten Langkat terlihat dari depan.
Masjid Azizi Tanjung Pura Kabupaten Langkat terlihat dari depan. (TRIBUN MEDAN/HO)

Masjid ini awalnya dibangun oleh Sultan Langkat pertama yakni Sultan Musa Al Holidin Muazzam Syah, pada tahun 1896.

Setelah itu diteruskan anaknya Abdul Azizi Djalil Rahmad Syah pada tahun 1902.

Kemudian diteruskan lagi oleh cucunya Sultan Mahmud Djalil Rahmad Syah hingga berakhirnya Kesultanan Langkat pada tahun 1948.

Hingga saat ini, Masjid Azizi masih eksis berdiri dan dikunjungi, pendatang juga menyempatkan diri untuk melakukan ziarah di makam sultan.

Selain makan sultan, di komplek pemakaman juga dimakamkan pahlawan Nasional Tengku Amir Hamzah.

Baca juga: 3 Lokasi Wisata Di Langkat Ini Dijuluki Negeri di atas Awan, Wajib Dikunjungi

"Selain salat, wisatawan datang untuk ziarah di sini. Sampai sekarang masih banyak yang datang," ucapnya.

Kemudian, pria beruban ini mengatakan, saat bulan puasa atau Ramadan, Masjid Azizi selalu ramai dikunjungi.

Warga datang, kata dia untuk berbuka puasa bersama, dengan menyantap makanan khas, yakni Bubur Pedas.

"Puasa begini, ramai yang datang ke Masjid Azizi, untuk menyantap bubur pedas," jelasnya.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved