Breaking News:

Jelang Larangan Mudik di Sumut

Satgas Covid-19 Toba Tetapkan Tiga Lokasi Penyekatan Arus Mudik, Ini Rinciannya

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Toba telah menetapkan tiga lokasi penyekatan mudik.

Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Arus lalu lintas di wilayah Toba pada Senin (3/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Toba telah menetapkan tiga lokasi penyekatan mudik. Ketiga lokasi tersebut antara lain Tampahan, Simangkuk, dan Lumban Julu.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Toba dr Pontas Batubara menjelaskan secara detail alasan pemilihan lokasi tersebut. Ketiga lokasi tersebut adalah daerah perbatasan Toba dengan kawasan lainnya.

Misalnya, Desa Tampahan adalah perbatasan antara Toba degan Kabupaten Taput, Humbahas, dan Tapanuli Selatan dan sejumlah daerah lainnya.

Desa Simangkuk adalah perbatasan Toba dengan Kabupaten Labuhanbatu dan Asahan yang berada di Kecamatan Parmaksian.

Sementara desa Lumban Julu adalah kawasan yang berdekatan dengan Kabupaten Simalungun atau tepatnya kawasan Parapat.

"Untuk Toba ini ada tiga titik penyekatan, yakni: Tampahan untuk para pemudik yang akan datang dari Tarutung, Sibolga atau daerah lain. Yang kedua di kawasan Simangkok bagi pemudik dari kawasan Labura ataupun daerah Asahan. Dan di Lumban Julu untuk kawasan yang datang dati arah Medan," ujar dr Pontas Batubara saat dikonfirmasi Tribunmedan.id pada Senin (3/5/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Berikut 9 Pos Penyekatan di Perbatasan Sumut Antisipasi Masuknya Pemudik Luar Daerah

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pejalan yang diperbolehkan melintas adalah mereka yang sedang membawa logistik, sedang sakit atau hamil, dan menyertakan surat perjalanan dinas.

"Yang pertama memiliki surat perjalanan dinas. Yang kedua, logistik. Yang ketiga, yang membawa yang sakit atau sedang hamil," tuturnya.

Setelah menunjukkan tiga lokasi penyekatan, pihaknya juga akan menyiapkan personel yang ikut dalam penyekatan tersebut, antara lain: Polri, TNI, Satpol PP, dan Satgas Covid-19.

"Selain Polri, ada juga TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Satgas Covid-19," terangnya.

Baca juga: Jelang Berlakunya Larangan Mudik, Ribuan Penumpang KM Kelud Tiba di Pelabuhan Bandar Deli Belawan

Selain penyekatan, ia juga menuturkan kemungkinan adanya pelaksanaan drive-thru rapid antigen.

"Dimungkinkan juga akan adanya drive thru. Itu tadi ada keinginan dari pihak Polres untuk adanya pemeriksaan rapid antigen secara random yang dilakukan di antara tanggal itulah," sambungnya.

Dengan adanya penyekatan ini, yang diperkenankan lalu lalang di Kabupaten Toba adalah masyarakat setempat.

"Yang bisa hilir mudik di Toba ini ya masyarakat ber-KTP Toba saja. Semunya berhenti baik jalur darat maupun jalur air atau danau," pungkasnya.

Tepat di pusat Kota Balige, pos pengamanan tengah didirikan. (cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved