Breaking News:

Balar Sumut Temukan Sejumlah Peninggalan Sejarah di Samosir

Tambahnya, rekaman itu hingga kini masih sering disampaikan sebagai pengantar untuk meminta repertoar gondang mulamula (awal tarian). 

TIM PENELITI BALAR SUMUT
Penelitian yang dilakukan oleh Tim Penelitian Balar Sumut 2021 di kawasan Samosir sejak 17 hingga 29 April 2021. 

“Bentuk-bentuk ritual dilakukan oleh kelompok marga atau klan, seperti mandudu dan manganjab. Sekaligus untuk meminta dan menghormati alam seperti dalam ritual mangarontas,” terangnya. 

“Sedangkan praktik adat berlangsung untuk mengesahkan hubungan kekerabatan. Lalu, keseharian berlangsung sebaik mungkin dengan aturan-aturan yang sudah ada dan berevolusi,” sambungnya. 

Di tiga hunian di Desa Sari Marrihit dilakukan penggalian. Ketiga hunian itu adalah Lumban Damar, Lumban Gambiri, dan Lumban Pea. 

“Dari diri-ciri linguistik  hunian seperti itu menunjukkan bahwa ketiganya merupakan perluasan kampung rintisan yang menggunakan kata huta,” tuturnya. 

Ia menjelaskan bahwa satu hunian yang tersebut sebagai lumban masih dapat mengalami perluasan dengan sebutan sosor. Satu huta dapat mencakup beberapa lumban dan sosor. 

“Jadi dari ciri-ciri linguistik itu ada hirarki yang diwariskan untuk membuat satu hunian. Di Sari Marrihit masih ada tersebut empat hunian lain sebagai lumban, yaitu Lumban Buttu, Lumban Tonga, Lumban Gorga, dan Lumban Nainggolan,” terangnya. 

Namun hunian lebih awal sebelum di perluas sebagai beberapa lumban tersebut belum dapat ditemukan atau dapat dipastikan oleh penduduk yang diwawancarai. 

“Satu dua hunian yang tergabung dalam tiga dusun di Sari Marrihit ada yang menggunakan kata huta seperti Uruk Ni Huta,” ungkapnya. 

Ia menjelaskan bahwa rumah-rumah tradisi, semi modern, dan modern dapat ditemukan di Sari Marrihit. 

“Empat kotak penggalian ditentukan di dekat rumah-rumah tradisi, terutama karena tinggalan lesung batu dan umpak di sekitarnya. Lesung batu merupakan tinggalan awal terkait pertanian padi yang juga difungsikan dalam upacara untuk pembuatan tepung beras dan lain-lain,” sambungnya.

Halaman
123
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved