Breaking News:

Jelang Larangan Mudik di Sumut

Konsep Pemkab Sergai Dalam Mengantisipasi Lonjakan Covid-19 di Masa Mudik Lebaran

Pemkab Sergai saat ini sudah menyusun konsep untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 di masa libur lebaran

TRI BUN MEDAN/M Nasrul
ILUSTRASI-Petugas pos penyekatan dari Satlantas Polres Tanah Karo, meminta pengendara yang masuk ke Kabupaten Karo untuk memutar balik, Jumat (22/5/2020). Tindakan ini, ditujukan kepada pengendara yang belum jelas keperluannya. 

TRIBUN-MEDAN.com,RAMPAH--Pemerintah melarang masyarakat mudik lebaran untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19.

Di sejumlah daerah, misalnya saja di Kabupaten Sergai, pemerintah daerah sudah menyusun langkah mengantisipasi lonjakan Covid-19 selama libur lebaran.

Pertama, yang dilakukan Pemkab Sergai adalah mengaktifkan seluruh puskesmas di kecamatan, meskipun bukan berstatus rawat inap.

Pemkab Sergai menjamin layanan darurat tetap bisa didapatkan. 

"Jadi kita tidak ada libur, tetap kita siaga. Puskesmas yang bukan rawat inap ada 13 dan ini semuanya siaga," kata Kadis Kesehatan Sergai, dr Bulan Simanungkalit Selasa, (4/5/2021).

Baca juga: Pengamat Sebut Kebijakan Larangan Mudik Kementerian Pariwisata Bertentangan dengan Sikap Presiden

Dia mengatakan, jika nantinya ada warga yang meminta surat sakit atau sehat, itu dipastikan tidak akan bisa diperoleh. 

"Tapi kalau ada orang yang mau berobat tetap kita tangani. Total ada 20 puskesmas kita dan ada 7 yang memang rawat inap," kata Bulan.

Kemudian, pihaknya pun sudah menyusun siapa saja petugas yang akan piket di puskesmas.

Selain stanbay di puskesmas, anggotanya juga ikut dalam tim penyekatan pemudik bersama Polri.

Dia mengakui, Dinas Kesehatan sama sekali tidak ada menganggarkan penambahan uang insentif dalam kegiatan ini. 

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved