Breaking News:

Permintaan Penukaran Uang Pecahan Meningkat H-7, Bank Mestika Siapkan Rp 33 Miliar

Suharto mengatakan bahwa hingga pekan ketiga Ramadan ini, sudah ada sekitar Rp 10 miliar yang telah ditukarkan oleh masyarakat

Uang Pecahan Baru (Medsos)
Uang Pecahan Baru (Medsos) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jelang Lebaran pekan depan, hampir seluruh bank telah mempersiapkan terkait meningkatnya permintaan penukaran uang pecahan. Demikian halnya dengan Bank Mestika.

"Guna keperluan layanan penukaran uang menjelang Lebaran kepada para nasabah, untuk kota Medan, Bank Mestika menyiapkan uang tunai sebesar Rp 33 miliar," ungkap Sekretaris Bank Mestika Suharto Kurniawan, Selasa (4/5/2021).

Suharto mengatakan bahwa hingga pekan ketiga Ramadan ini, sudah ada sekitar Rp 10 miliar yang telah ditukarkan oleh masyarakat.

Baca juga: Minat Tukar Uang Pecahan UPK 75? Kini Satu KTP Bisa Dapat 100 Lembar, Begini Syarat dan Lokasinya

Namun, ia mengatakan bahwa penukaran tak dapat dilayani melalui kas keliling. "Bank Mestika tidak menyediakan layanan Kas Keliling namun penukaran dapat dilakukan di seluruh kantor Bank Mestika," ujarnya.

Ia mengatakan puncak penukaran uang akan terjadi pada H-7 Lebaran. "Prediksi kami 1 minggu sebelum Lebaran merupakan puncak penukaran uang," kata Suharto.

Berdasarkan catatan dari Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (Kpw) Provinsi Sumatra Utara mencatat prediksi kebutuhan saat Ramadan dan Lebaran sebesar Rp 2,6 triliun.

Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah ini meningkat sekitar empat persen dibandingkan realisasi distribusi uang kartal periode 2020 sebesar Rp 2,5 triliun.

Untuk Depot Kas Wilayah (DKW) Sumut-Aceh, kebutuhan uang tunai pada periode ini diprediksi sebesar Rp 8,9 triliun atau naik 12 persen dibandingkan realisasi distribusi uang tunai periode Ramadan dan Lebaran tahun 2020 sebesar Rp 7,8 triliun.

Ada pun DKW ini meliputi wilayah Aceh, Lhokseumawe, Medan, Pematangsiantar, dan Sibolga.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumut Soekowardojo mengungkapkan bahwa prediksi angka ini berdasarkan observasi yang dilakukan tiap perbankan di Sumatra Utara.

"Teman-teman perbankan punya pola, mengikuti pola nasabah bagaimana selama bulan Ramadan. Setelah ditabulasikan, muncul angka Rp2,6 triliun. Yang paling gampang, realisasi tahun lalu berapa, tidak jauh dari angka itu," ucap Soeko.

Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved