Breaking News:

News Video

Tenaga Pendidik dan Pegawai Universitas Sumatera Utara Ikut Vaksinasi Covid-19 Kedua

Satu di antara dosen yang mengikuti Vaksinasi Covid-19 tersebut, Denny Satria selaku dosen di Fakultas Farmasi mengaku tidak mengalami efek samping

Tenaga Pendidik dan Pegawai Universitas Sumatera Utara Ikut Vaksinasi Covid-19 Kedua

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Sejumlah tenaga pendidik dan pegawai Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti Vaksinasi Covid-19 kedua kalinya di gedung Pendopo USU, Selasa (4/5/2021).

Satu di antara dosen yang mengikuti Vaksinasi Covid-19 tersebut, Denny Satria selaku dosen di Fakultas Farmasi mengaku tidak mengalami efek samping apa - apa setelah dua kali divaksin Covid-19.

"Kalau rasa cemas ketika ingin divaksin juga tidak ada," jelasnya kepada Tribun Medan, Selasa (4/52021).

Ia pun mengatakan menuju persiapan belajar tatap muka, mahasiswa harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M.

Misalnya, Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Selain itu, mahasiswa juga harus mengikuti penyuntikan vaksin Covid-19 bila ada diselenggarakan oleh USU.

Selain itu, Kennie Cendekia Desnamrina selaku Dosen Fakultas Pertanian mengungkapkan awalnya ada rasa cemas dan takut untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 pertama.

"Tapi waktu dijalani lancar saja dan tidak ada keluhan yang cukup signifikan. Hanya saja setelah di vaksin Covid-19 ada rasa kebas sebentar di lengan," jelasnya.

Ia pun menjelaskan untuk vaksinasi kedua di USU ini tidak seramai sebelumnya. Sebab di vaksinasi pertama hanya digelar satu hari dan vaksinasi kedua dalam kurun waktu dua hari. Maka dari itu tenaga pendidik dan karyawan yang datang jauh lebih dapat teratur.

"Tidak ada gejala klinis, hanya kebas aja. Biasalah kalau disuntik seperti itu," ujarnya.

Kennie menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin Covid-19 karena ini untuk kebutuhan bersama. Demi memutus rantai oenyebaran Covid-19 di Indonesia.

Hal serupa dinyatakan oleh Ariansyah Lubis selaku dosen Forensik USU. Dia menjelaskan untuk penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh USU terlihat teratur bila ditinjau dari protokol kesehatannya.

Dia menjelaskan tidak rasa khawatir ketika ingin di vaksin Covid-19. Maka dari itu diharapkannya masyarakat dapat mengikuti program vaksin Covid-19 dengan baik. Tidak ada gejala klinis yang dialaminya.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Goklas Wisely
Editor: heryanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved