Breaking News:

Wali Kota Bobby Ingin Masjid Gerakkan Ekonomi Syariah dan Ayomi Umat

Bobby menyebut masjid dapat berperan mencegah penularan Covid-19 sekaligus memulihkan perekonomian umat yang terpukul akibat pandemi.

DOK. Humas Pemkot Medan
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution dalam acara Safari Ramadhan secara virtual ke Masjid Jamik, Kelurahan Sukaramai I, Kecamatan Medan Area, Senin (3/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan, istilah ekonomi syariah pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan melalui masjid, bukan dari perbankan.

“Peran masjid dalam menggerakkan perekonomian syariah bertujuan untuk mengayomi umat, termasuk mereka yang terdampak pandemi,” jelasnya. 

Dia mengatakan itu saat melakukan Safari Ramadhan secara virtual ke Masjid Jamik, Kelurahan Sukaramai I, Kecamatan Medan Area, Senin (3/5/2021).

Bobby menjelaskan, saat ini, terdapat 1.115 masjid di Kota Medan. Dia yakin bila semua masjid di Kota Medan berkolaborasi dan bergotong royong, tidaklah terlalu sulit untuk membangkitkan perekonomian umat.

Untuk itu, dia menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan telah mencanangkan Program Masjid Mandiri pekan lalu.

Menantu Presiden Joko Widodo itu berharap, Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) dapat menjadikan Masjid Jamik sebagai salah satu masjid mandiri.          

“Ada 16 kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi masjid mandiri, antara lain masjid tersebut memiliki koperasi dan legalitas, baik lahan, hingga bangunan,” ujarnya seperti keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, Bobby mengatakan, masjid juga bisa mengajak jemaah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menunaikan ibadah.

“Penerapan protokol kesehatan ini merupakan salah satu ikhtiar untuk mencegah penularan Covid-19,” ungkapnya dalam acara yang berlangsung tidak lebih dari satu jam itu.

Kejadian di India, sebutnya, dapat menjadi pelajaran. Penambahan kasus Covid-19 di negara tersebut bisa mencapai 300.000 per hari. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan keagamaan. 

Halaman
12
Penulis: Inang Jalaludin Shofihara (CM)
Editor: Mikhael Gewati (CM)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved