Breaking News:

News Video

DETIK-detik Presiden Jokowi 'Semprot' Semua Kepala Daerah Gara-gara Hal Ini. .

Presiden Joko Widodo jengkel kepada para kepala daerah yang menganggurkan anggaran bersumber dari pemerintah pusat

TRIBUN-MEDAN.COM - Presiden Joko Widodo jengkel kepada para kepala daerah yang menganggurkan anggaran bersumber dari pemerintah pusat.

Tak tanggung, dana yang 'tidur' di bank daerah mencapai Rp 182 triliun.

"Jadi transfer dari pusat ke daerah itu tidak dibelanjakan, tapi ditaruh di bank. Ini yang menyebabkan, ini mengerem laju pertumbuhan ekonomi," ucap Jokowi.

Pemanfaatan anggaran hingga akhir Maret 2021 baru menyentuh 11,2 persen.

Paling banyak adalah pengeluaran pegawai.

"Bagaimana pertumbuhan ekonomi daerah mau naik kalau uangnya disimpan di bank? Hati-hati," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi pun meminta kepada seluruh Provinis, Kabupaten dan Kota untuk membelanjakan uang tersebut dalam belanja Pemda dan Belanja APBD.

"Oleh sebab itu, saya mengajak kepada seluruh provinsi, kabupaten dan kota, segerakan yang namanya belanja pemda, belanja APBD, segerakan," pungkasnya.

Sebelumnya, pada 3 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo juga pernah memarahi mentri dalam kabinetnya karena pemanfaatan anggaran sangat lambat.

Kegeraman atas kinerja para menteri dijelaskan Jokowi berdasarkan realisasi serapan anggaran penanganan Covid-19 yang baru mencapai 20 persen dari total anggaran Rp 695 triliun.

Halaman
12
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved