Breaking News:

Jelang Larangan Mudik di Sumut

H-1 Larangan Mudik Lebaran, Penumpang Bandara Kualanamu Melonjak 30 Persen, Sehari Tembus 12 Ribu

Menjelang larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H yang berlaku 6 Mei, jumlah penumpang di Bandara Internasional Kualanamu mengalami lonjakan

TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Para penumpang antre untuk melakukan check in di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (5/5/2021). 

Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid

TRIBUN-MEDAN com, DELISERDANG - Menjelang larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H yang berlaku pada 6-17 Mei 2021, jumlah penumpang di Bandara Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara, mengalami lonjakan.

Humas Angkasa Pura II Yuliana Balqis mengatakan, peningkatan jumlah penumpang di Bandara Kualanamu mulai terjadi saat memasuki pekan kedua menjelang Idul Fitri.

Ia memprediksi puncaknya akan terjadi hari ini, atau H-1 pemberlakuan larangan mudik Lebaran.

"Kita prediksi ada kemungkinan puncaknya hari ini, karena pada tanggal 6 Mei besok mulai sedikit penerbangan. Hanya penerbangan yang dikecualikan dan penerbangan kargo," kata Yuliana Balqis, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Arus Penumpang Terpantau Lancar, PT KAI Mulai Batasi Jadwal Keberangkatan Terkait Larangan Mudik

Berdasarkan data penerbangan yang ada, tiga hari sebelum masa larangan mudik jumlah penumpang terus meningkat.

Pada 1 Mei jumlah penumpang tercatat 11.614 orang dengan 122 penerbangan.

Jumlah tersebut meningkat pada 2 Mei, dengan adanya penambahan rute penerbangan dari 13 menjadi 15 rute, dengan jumlah penumpang 12.096 orang.

"Pada tanggal 3 Mei total penumpang ada 12.431 dari 118 penerbangan yang datang dan pergi dengan jumlah rute yang sama yakni 15 rute," ungkapnya.

Manager Officer In Charge (OIC) Bandara Kualanamu, Dedi Yuda Negara mengatakan peningkatan jumlah penumpang terjadi pada dua pekan sebelum lebaran Idul Fitri.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved