Breaking News:

OJK Catat Aset Perbankan di Sumut Capai Rp 280,58 Triliun, Meningkat 8,04 Persen 

Dikatakan Yusuf, saat ini Sumatera Utara memiliki 58 bank umum dan 58 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau BPR Syariah.

WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Uang-Rupiah 

TRIBUN-MEDAN.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumbagut mencatat aset perbankan tumbuh menjadi Rp 280,58 triliun per Februari 2021.

Hal ini tentu menjadi catatan positif bagi sektor perbankan Sumatera Utara.

Kepala OJK KR 5 Yusup Ansori menyebutkan bahwa perbankan tumbuh 8,04 persen secara Year on Year (YoY).

“Terdiri dari Bank Umum sebesar Rp278,43 Triliun dan Bank Perkreditan Rakyat/Syariah sebesar Rp2,14 Triliun, tumbuh 8,04 persen secara year on year,” ungkap Yusup, Rabu (5/5/2021).

Dikatakan Yusuf, saat ini Sumatera Utara memiliki 58 Bank Umum dan 58 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau BPR Syariah.

Dikatakan Yusup juga penyaluran kredit di sektor perbankan mengalami peningkatan sebesar 0,03 persen secara year on year (yoy). Per Februari 2021, penyaluran kredit mencapai Rp216,08 triliun.

Secara konsolidasi, cabang Bank Himbara di Sumut telah menyalurkan kredit sebesar Rp114,48 triliun atau 53,32 persen dari total seluruh kredit bank umum.

Peningkatan kredit Bank Himbara mencapai 0,04 persen secara yoy.

“Sudah mulai terlihat peningkatan penyaluran ditandai dengan pertumbuhan kredit sebesar 0,04% secara yoy,” tambah Yusup.

Selanjutnya, profil risiko perbankan juga menjukkan level yang semakin sehat dengan rasio Non performing loan (NPL) gross sebesar 3,14 persen.

Persentase ini menurun sebesar 0,35 poin dibandingkan periode yang sama posisi tahun lalu sebesar 3,49 persen.

(cr13/tribun-medan.com)
 

Penulis: Kartika Sari
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved