Breaking News:

Padahal Negerinya Bertabur Bidadari, Gadis di Negara Ini Jadi PSK, Jual Diri di Warung Kopi 28 Ribu

Seorang wanita dari negara bagian Zulia, Venezuela bernama Luisa Hernández (30) mengaku tak bisa berbuat apa-apa saat negaranya mengalami krisis.

Editor: Azis Husein Hasibuan
DOKUMEN MIRROR
Ilustrasi wanita Venezuela - Padahal Negerinya Bertabur Bidadari, Gadis di Negara Ini Jadi PSK, Jual Diri di Warung Kopi 28 Ribu 

“Keluarga di sini menjual putri mereka ke dalam pekerja seks semuda 12 tahun dan hanya dengan satu dolar sekarang di Cúcuta," katanya.

Menurut data terakhir per Januari 2021, tingkat inflasi Venezuela mencapai 2,665%.

Baca juga: Tak Mau Kepergok Pakai Baju Couple, Tampilan Baru Sabyan Gambus Kompak Kenakan Busana yang Matching

Bank sentral Venezuela memutuskan untuk mengeluarkan uang kertas dengan denominasi tertinggi 1 juta bolivar.

Bank sentral juga mengeluarkan RUU baru yang melengkapi dan mengoptimalkan denominasi mata uang yang ada untuk memenuhi kebutuhan ekonomi nasional.

Selain uang kertas 1 juta bolivar, ada 500.000 dan 200.000 bolivar juga diterbitkan.

Saat ini nilai uang kertas 1 juta bolivar setara dengan Rp59 ribu, akibat hiperinflasi yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Baca juga: Pamer Tubuh Seksi Kenakan Tank Top, Jessica Iskandar Sukses Pancing Mata Netizen,Tapi Dikomen Begini

Serta erosi nilai bolivar yang menyebabkan rakyat Venezuela menggunakan uang kertas USD untuk teransaksi harian.

Hiperinflasi membawa dampak yang sangat serius, bagi kehidupan masyarakat di Venezuela.

Namun, berkat kebijakan subsidi negara, tempat ini memiliki bahan bakar termurah seperti gas, termurah di dunia bahkan nyaris gratis.

Harga bensin di Venezuela juga sekitar 0,01 dollar AS/liter atau sekitar Rp143 rupiah.

Baca juga: KKB Sangat Keji, Bakar Sekolah hingga Puskesmas di Ilaga Papua, TNI-Polri Berjuang Membasmi Mereka

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved