Breaking News:

Pemda Binjai dan Langkat Dirikan Tiga Pos Penyekatan Pemudik dari Aceh

Namun kata dia, penyekatan dilakukan hanya bersifat mencegah pemudik yang berhasil lolos dari posko perbatasan Kabupaten Langkat dengan Aceh. 

HO
Ilustraso Larangan Mudik 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai, Syahrial mengatakan, pihaknya ikut membantu aparat Kepolisian melakukan penyekatan larangan mudik pulang kampung. 

Namun kata dia, penyekatan dilakukan hanya bersifat mencegah pemudik yang berhasil lolos dari posko perbatasan Kabupaten Langkat dengan Aceh. 

"Kita hanya bersifat membantu, jika ada yang lolos dari Aceh ke Langkat, masuk ke Binjai. Untuk posko utama ada di Kabupaten Langkat. Kalau Binjai tidak masuk batas wilayah penyekatan. Jadi mungkin Binjai tidak dampaj sedemikian. Stabat dengan Aceh, ada penyekatan," kata dia, saat ditemui di Kantornya, Perintis Kemerdekaan, Kota Binjai, Rabu (5/5/2021). 

Sejauh ini, ada tiga pos yang didirikan, yakni di Jalan Megawati, Tengku Amir Hamzah (Tandem), dan Jalan Gatot Subroto (Bander Senembah). 

"Kita membantu pihak kepolisian, ada tiga titik penyekatan. Di Megawati, Kemudian Tandem dan Bander Senembah," ucapnya. 

Menurutnya, ketiga pos ini didirikan berfungsi untuk mengurai kemacetan yang terjadi saat Lebaran tiba.

Sebab, untuk wilayah Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Karo (Mebidangro), diperbolehkan hilir mudik, karena tidak ada larangan. 

Syahrial menambahkan, pihaknya menurunkan 18 petugas Dishub untuk membantu melancarkan kegiatan. "Kalau Dishub Binjai ada 18 petugas yang kita turun ke lapangan," jelasnya. 

Sementara itu, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh angkutan darat pengangkut orang, agar tidak mencoba memberanikan diri membawa penumpang, saat larang diberlakukan.

Jika ketahuan, pihaknya akan meminta untuk putar balik. 

Hal tersebut juga sama dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, di mana pihaknya akan memaksa putar balik pemudik yang nekad mencoba untuk masuk dari Aceh.

"Kalau kedapatan kita minta putar balik mereka," kata Kabid Angkutan Darat, Dishub Langkat, Irwanta, melalui sambungan telepon genggam. 

Irwanta mengatakan, pihaknya bersama dengan Porles Langkat mendirikan tiga pos penyekatan akses masuk pemudik, yakni di Kecamatan Besitang, Kecamatan Gebang, dan Desa Sei Karang. 

"Jumlah personel Dishub ada 36 orang yang kita turunkan untuk melancarkan kegiatan penyekatan akses masuk," ungkapnya. 

(Wen/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved