Smeck Hooligan Minta Rizky Billar Lakukan Hal Ini Jika Ingin Masuk PSMS Medan

"Saya hobi bola, saya ingin buat usaha yang sesuai dengan hobi saya," ucapnya melalui kanal YouTube KH Infotainment, (27/4/2021)

HO/instagram/tri bun medan
Kelompok suporter PSMS, SMeCK Hooligan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aktor Rizky Billar dikabarkan akan mengikuti jejak Raffi Ahmad yang membeli klub asal Banten, Jawa Barat, yaitu Cilegon United.

Billar, sapaan akrabnya mengaku, ingin memiliki usaha di bidang sepakbola. Pernyataan itu disampaikannya pada laman YouTube KH Infotainment baru-baru ini.

"Saya hobi bola, saya ingin buat usaha yang sesuai dengan hobi saya," ucapnya melalui kanal YouTube KH Infotainment, (27/4/2021)

Lanjutnya, ia berharap kelak akan memiliki lapangan bola sendiri.

"Mungkin suatu saat gue punya lapangan bola atau lapangan mini soccer sendiri," ucapnya.

Kendati demikian, pria kelahiran Medan, 12 Juli 1995 ini tidak menampik bila kelak akan mengikuti jejak presenter kondang Tanah Air itu.

"Kalau dibilang ada, ada dulu (niatan beli klub bola)" ujarnya.

Akunya, sudah sejak lama ingin menanam saham dalam klub sepak bola terutama untuk kota kelahirannya sendiri, Medan.

"Saya pernah pingin punya saham di tim tempat kelahiran saya sendiri, Medan," ucapnya.

Lebih lanjut, Billar menyampaikan, ia ingin berpartisipasi terhadap perkembangan klub kebanggaan kota Medan itu.

"Ya siapa tahu suatu saat saya bisa berpartisipasi untuk ikut andil membangun PSMS Medan mungkin," katanya.

Rizky Billar tertarik ingin beli saham PSMS Medan
Rizky Billar tertarik ingin beli saham PSMS Medan (Instagram Rizky Billar dan PSMS Medan)

Berhubungan dengan hal tersebut, Lawren Simorangkir, Ketua Smeck Hooligan (suporter PSMS), mengapresiasi niatan baik tersebut. Ia mengatakan, kalaupun bergabung, Billar harus ikut aturan yang ada di PSMS Medan.

Lanjutnya, pihaknya sebagai suporter harus tahu apa motivasi Billar sebenarnya. Apakah hanya sekedar karena kecintaan kepada PSMS karena Billar berasal dari Kota Medan atau punya alasan lain.

"Kalau untuk itu, niatnya bagus juga, berarti dia benar-benar perduli dengan PSMS, kita apresiasi. Tapi dia (Billar) harus ikut aturan yang ada di PSMS."

"Kami juga sebagai suporter, harus tahu apa motivasinya. Apa cuma karena persoalan kecintaan? Karena dia (Billar) dari Medan? Atau yang lain? Kita ingatkan, jangan nanti sampai ke depannya terjadi ketidakcocokan," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Rabu (5/5/2021).

Lawren juga meminta, kalau seandainya Billar resmi bergabung dengan PSMS Medan, untuk lambang, nama, dan logo tidak diganti seperti yang dilakukan Raffi Ahmad terhadap klub Cilegon United yang telah berganti nama menjadi Rans United.

"Jangan nanti semena-mena, nama, logo, dan lambang diganti. Seperti yang dilakukan Raffi Ahmad terhadap klub Cilegon United. Jangan coba-coba," ucapnya.

Sebelumnya, terkait keinginan Rizky Billar, Julius Raja, Sekretaris Umum PSMS Medan, saat dikonfirmasi Tribun Medan mengatakan, bagi siapa saja yang ingin turut membantu dan membesarkan PSMS Medan, pihaknya membuka komunikasi.

Lanjut pria yang akrab disapa King ini, menurutnya, Rizky Billar harus datang dulu ke Medan. Kemudian berbicara dengan Edy Rahmayadi selaku Pembina PSMS Medan, Kodrat Shah, selaku Ketua PSMS Medan, dan Mulyadi Simatupang, sebagai manajer PSMS Medan.

"Menurut saya, Rizky Billar harus datang ke Medan. Kita bicarakan sama-sama dengan Pak Edy Rahmayadi, Pak Kodrat Shah, dan Pak Mulyadi Simatupang, bagaimana mekanismenya," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Rabu (28/4/2021).

Sambungnya menekankan, PSMS Medan tidak untuk diperjualbelikan. Karena klub bertajuk Ayam Kinantan ini milik masyarakat Kota Medan dan Sumatera Utara.

"Yang pasti psms tidak dijual. Karena klub ini milik masyarakat Medan dan Sumut. Dan kalau niat nya mau masuk serta membantu PSMS, karena anak medan tentu kita sambut. Silah kan ikut bersama sama membesarkan PSMS agar lebih baik dan ikut membantu dana. Mengenai teknis seperti apa. Harus dibicarakan dengan petinggi PSMS," ucapnya.

(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved