Human Interest Story

Sosok Kompol Sri Juliani Siregar, Penerjun Wanita Terbaik Brimob yang Kini Jabat Wakapolres Asahan

Dari pernikahan mereka di karuniai sepasang anak, Muhammad Faruq Angkasa, alias Asa(12), dan Kinanti Agatha(11).

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Kompol Sri Juliani Siregar, Wakapolres Asahan seorang penerjun Brimob / Foto masa lalu Kompol Juli saat masih aktif di terjun payung 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Kompol Sri Juliani Siregar seorang petugas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Asahan memiliki kisah menarik dalam dunia terjun payung.

Juli lahir pada 15 Juni 1977 dari pasangan Soekirman Fatah Yasin Siregar dan ibu Elida di Kota Medan dan menjadi anak 2 dari 7 orang bersaudara.

Juli kecil bersekolah di SD Negeri 060912 Kota Medan, SMP Josua 1 Kota Medan, SMA Negeri 6 Medan, Kuliah di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Setelah lulus menjadi anggota Polri) 

*Karir*

Juli diterima untuk bergabung dengan Polri pada tahun 1996 melalui jalur Bintara dan langsung di tugaskan ke Pus Brimob Ditsamapta.

"Saya dahulunya diterima di Polri pada Tahun 1996 melalui jalur reguler bintara," kata Juli. 

Juli beberapa kali menempati posisi di Satuan Brigade Mobil (Brimob), dan kini menjadi Wakil Kepala Kepolisian Resor Asahan. 

*Prestasi*

Putri asli Sumatera Utara itu menuai prestasi yang gemilang di dunia terjun payung, khususnya di Polri.

Bakat Juli terlihat sejak pertama kali mengisi psikotes. "Dari awal psikotes, bakat saya sudah terlihat di terjun payung," kata Juli. 

Juli melakukan penerjunan perdananya pada November tahun 1999 saat masih bersekolah di Pondok Cabe. 

Ia mengaku, penerjunan pertamanya itu membuatnya takut. "Awalnya takut, namun saya melihat para senior mengapa bisa. Saya juga pasti bisa," katanya.

Lebih dari 450 kali penerjunan yang dilakukan oleh Juli, namun yang berkesan baginya saat melakukan penerjunan di pantai Losari Kalimantan.

"Karena saat itu hanya saya perempuan yang berani terjun. Banyak yang mundur karena landingnya di laut," katanya sembari tertawa. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved