Breaking News:

Larangan Mudik 2021

Terminal Tanjung Pinggir Siantar Larang Operasi AKAP dan AKDP Selama Dua Pekan

AKAP dan AKDP yang biasa beroperasi di Terminal Tanjung Pinggir Siantar diminta menghentikan segala aktivitas dan mematuhi larangan mudik

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Sejumlah penumpang dari moda transportasi darat diperiksa oleh dinas perhubungan Dinas Perhubungan Terminal Klas A Tanjungpinggir Pematangsiantar, Selasa (7/7/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR--Menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi selama masa mudik lebaran Idul Fitri 2021, pengelola Terminal Tanjung Pinggir Siantar akan menghentikan operasional layanan bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) dan antar-kota dalam provinsi (AKDP) sementara waktu.

Kepala Terminal Tanjung Pinggir Kota Siantar, Burhanudin Simorangkir mengatakan, larangan operasional bus AKAP dan AKDP mengikuti aturan larangan mudik pemerintah, yakni 6 hingga 17 Mei 2021.

"Jadi 6-17 Mei pelayanan bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) dan antar-kota dalam provinsi (AKDP) akan berhenti beroperasi di Terminal Tanjung Pinggir,"  kata Burhanudin dihubungi, Rabu (5/5/21). 

Baca juga: Gubernur Bilang Polisi Harus Humanis saat Jalankan Tugas Penyekatan Mudik

Dia menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pemilik atau sopir PO bus terkait adanya pelarangan operasional tersebut.

Nantinya, sambung Burhanudin, masing-masing PO akan diminta untuk tidak beroperasi selama pelarangan tersebut.

"Yang boleh beroperasi itu hanya yang memiliki keperluan mendadak seperti ada kemalangan dan itu harus mendapat surat dari Kepala Desa atau Lurah Setempat," sebutnya.

Jika nantinya terdapat sopir yang nekat beroperasi di hari pelarangan mudik akan berurusan dengan pihak kepolisian.

"Jika ada sopir yang membandel akan berurusan dengan pihak kepolisian dalam hal ini Satlantas Polres Pematangsiantar," pungkasnya.

Baca juga: Larangan Mudik, Polres Asahan Lakukan Penyekatan di Enam Titik, Ini Lokasinya

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Muhammad Hasan mengatakan pihaknya telah siap melaksanakan pelarangan mudik di pos pos penyekatan yang ada di pintu masuk atau perbatasan Kota Pematangsiantar.

"Persiapan kita untuk pelarangan mudik sudah 100 persen termasuk untuk pos pos penyekatan sudah rampung dan di hari H nanti tinggal ditempati," ujarnya.

Lebih lanjut, Kasat Lantas mengatakan, pihaknya telah membangun empat pos penyekatan yakni di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Bahkora II, Simpang Dua dan terakhir di Jalan Medan. Kemudian dua pos layanan di pusat Kota Pematangsiantar.

Baca juga: Jelang Pemberlakukan Larangan Mudik, Pemudik Tujuan Madina dan Sumbar Semakin Ramai

"Kita akan mendirikan posko, seperti di Simpang Dua, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Melanthon Siregar, Simpang Sambo Jalan Asahan dan Jalan Medan. Dua titik lainnya (pelayanan masyarakat) di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka," ucapnya.

Dengan diterapkannya aturan ini, Hasan meminta setiap pengusaha dan pengemudi angkutan umum mematuhi aturan yang dikeluarkan pemerintah.

"Kita akan ikuti petunjuk dan regulasi lainnya dari satuan atas, bila ada penambahan aturan mendekati lebaran," katanya.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved