Kepergok Rudapaksa Anak Tiri, Seorang Supir Truk di Sergai Dihajar Warga

Hal ini lantaran ibu atau sekaligus istri pelaku mempunyai penyakit ayan atau epilepsi. Saat ini pelaku pun sudah ditahan di Polres Sergai. 

Penulis: Indra Gunawan |
HO / Tribun Medan
Wajah pelaku yang tega mencabuli anak tirinya dan saat mendekam ditahanan Polres Sergai Kamis, (6/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang anak perempuan yang masih berusia 13 tahun dan tinggal di Kecamatan Seirampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjadi pelampias nafsu ayah tirinya, Ucok Safi'i Nasution (41).

Hal ini lantaran ibu atau sekaligus istri pelaku mempunyai penyakit ayan atau epilepsi. Saat ini pelaku pun sudah ditahan di Polres Sergai

Informasi yang dikumpulkan, pelaku terakhir melakukan perbuatan cabul terhadap anak tirinya itu Rabu, (5/5/2021) sore.

Aksi terakhir itu sempat diketahui oleh kakak kandung korban. Karena warga sudah mengetahuinya pelaku pun sempat dimassa warga.

Kepala Dusun I Desa Pematang Ganjang, Abdul Muis yang diwawancarai mengaku ia bersama dengan Babinsa pada Rabu malam langsung mengantarkan pelaku ke Polres.

Disebut pada saat itu emosi warga sudah tidak terbendung lagi karena menganggap pelaku sangat biadap. Disebutkan kalau keluarga pelaku sudah lama tinggal di desa mereka. 

"Aslinya mereka ini warga Desa Penggalangan (desa sebelah) tapi sudah dua kali pindah rumah dan di desa ini. Saya terkejut juga tadi malam dikabarin. Kakaknya yang tahu pertama kali adiknya ditiduri sama bapak tirinya ini. Kalau mamaknya memang ada penyakitnya. Ya gitu lah kira-kira (epilepsi)," kata Abdul Muis. 

Ia menjelaskan pada sore itu kakak kandung korban sempat memergoki adiknya di dalam kami dicabuli. Saat itu kakaknya itupun melaporkan kejadian ke tetangganya yang tidak lain adalah pemilik kontrakan.

Dari situ baru kemudian lama-lama banyak warga yang kemudian tahu dan menjadi geger. 

"Saya dikabarin saat mau sholat tarawih tadi malam. Saat saya datangi rumahnya sudah ramai rupanya. Sempat saya tanyain sama pelaku dia nggak ngaku tapi lama kelamaan ngakui juga. Katanya sudah dua kali, pengakuan anaknya ini pun begitu juga," ucap Abdul Muis. 

Sebelum petugas Babinsa datang ke lokasi disitulah pelaku disebut dipukuli warga.

Karena banyaknya massa Abdul Muis pun tidak bisa berbuat banyak. Disebut kalau selama ini Abdul Muis adalah seorang sopir truk pengangkut batu bata.

"Korban ini sudah putus sekolah. Dia anak ketiga dari tiga bersaudara. Selanjutnya kita serahkan lah proses hukumnya sama polisi," kata Abdul Muis. 

Perbuatan pelaku ini pun kini sudah dilaporkan di Polres Sergai dengan LP / 277 / V / 2021 / SU / RES SERGAI.

Kasubbag Humas Polres Sergai AKP Sopian menyebut saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Setiap keterangannya masih didalami.

"Ya benar sudah dilaporkan ke SPKT tadi malam. masih diperiksa," kata Sopian.

(dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved