Breaking News:

TRIBUNWIKI

Kompol Juli, Waka Polres Asahan, Penerjun Wanita Terbaik Brimob, Bertemu Pujaan Hati di Pesawat

Juli juga menemukan jodoh tidak jauh dari penerbangan, Juli berjumpa dengan suami yang juga seorang anggota polisi.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Kompol Sri Juliani Siregar, Wakapolres Asahan seorang penerjun Brimob / Foto masa lalu Kompol Juli saat masih aktif di terjun payung 

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Kompol Sri Juliani Siregar seorang petugas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Asahan memiliki kisah menarik dalam dunia terjun payung.

Juli lahir pada 15 Juni 1977 dari pasangan Soekirman Fatah Yasin Siregar dan ibu Elida di Kota Medan dan menjadi anak 2 dari 7 orang bersaudara.

Juli kecil bersekolah di SD Negeri 060912 Kota Medan, SMP Josua 1 Kota Medan, SMA Negeri 6 Medan, Kuliah di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Setelah lulus menjadi anggota Polri) 

Baca juga: Hampir Sah Suami Istri, Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan karena Mempelai Pria tak Tahu Perkalian

Juli diterima untuk bergabung dengan Polri pada tahun 1996 melalui jalur Bintara dan langsung di tugaskan ke Pus Brimob Ditsamapta.

"Saya dahulunya diterima di Polri pada Tahun 1996 melalui jalur reguler bintara," kata Juli. 

Juli beberapa kali menempati posisi di Satuan Brigade Mobil (Brimob), dan kini menjadi Wakil Kepala Kepolisian Resor Asahan. 

Kompol Sri Juliani Siregar, Wakapolres Asahan seorang penerjun Brimob / Foto masa lalu Kompol Juli saat masih aktif di terjun payung
Kompol Sri Juliani Siregar, Wakapolres Asahan seorang penerjun Brimob / Foto masa lalu Kompol Juli saat masih aktif di terjun payung (TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP)

Baca juga: Lonjakan Covid-19 di India, Perdana Menteri Dituntut Mundur, 4.000 Orang Meninggal Sehari

Putri asli Sumatera Utara itu menuai prestasi yang gemilang di dunia terjun payung, khususnya di Polri.

Bakat Juli terlihat sejak pertama kali mengisi psikotes. "Dari awal psikotes, bakat saya sudah terlihat di terjun payung," kata Juli. 

Juli melakukan penerjunan perdananya pada November tahun 1999 saat masih bersekolah di Pondok Cabe. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved