Breaking News:

Sosok dan Karir Henri Alfiandi di TNI AU, Ternyata Disegani Militer Dunia dalam Pertahanan Udara

Kapten Henri Alfiandi, kini berpangkat Marsekal Madya (Marsdya), bintang tiga, pada Februari 2021 lalu dilantik sebagai Kepala Badan SAR Nasional.

Editor: Abdi Tumanggor
Kolase Tribun-medan.com/Tribunnews.com
Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya Henri Alfiandi 

Dilaporkan 2.600 orang tewas dalam periode tiga minggu, dan ribuan lainnya mengungsi.

Saat itu, keprihatinan internasional semakin meningkat.

Sementara Angkatan Udara Indonesia menempatkan jet tempur ke Timor Barat.

Juga kelompok tugas Angkatan Laut Indonesia yang berpatroli di perairan Timor Leste.

Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengawasi referendum Timor Leste pun khawatir akan kemungkinan retribusi dari Indonesia dalam bentuk intervensi militer.

Pesawat A-4 Skyhawk milik <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/tni-au' title='TNI AU'>TNI AU</a> yang dibeli dari Israel pada tahun 1979.

Jet serang subsonik A-4 Skyhawk.

Henri mengenang ketika ia menerbangkan A-4 Skyhawk, jet serang subsonik generasi sebelumnya yang juga pernah digunakan dalam operasi anti-gerilya di Timor Leste.

“Itu adalah hari-hari Top Gun dan saya terbang dengan A-4, tidak mau kalah dengan F-16,” kenang Henri.

"Film Top Gun memengaruhi saya sebagai pilot tempur dan membuat saya bangga."

Jet F-16 saat ini adalah pesawat tempur udara-ke-udara paling mumpuni di Angkatan Udara Indonesia, tetapi pada tahun 1999, Henri telah ditempatkan di sebuah unit yang menerbangkan British Aerospace Hawk.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved