Sungai Babura Meluap
Lurah Sei Mati Lakukan Ini Terhadap Warga Korban Banjir di Wilayah Kerjanya
Lurah Sei Mati Fahrul Rozi tak menampik wilayahnya sering dilanda banjir. Menurutnya, banjir yang terjadi merupakan kiriman
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Lurah Sei Mati Fahrul Rozi mengatakan banjir yang melanda wilayah kerjanya akibat curah hujan yang tinggi di hulu.
Fahrul bilang, musibah ini adalah banjir kiriman.
"Jadi mungkin kita yang di hilir menerima lah banjir kiriman tersebut. Kan memang ini sudah musiman," katanya di Kantor Kelurahan Sei Mati, Rabu (6/5/2021).
Dia mengatakan, adapun langkah yang diambil pihak kelurahan menyangkut masalah banjir ini yakni mengingatkan masyarakat untuk naik ke permukaan jika banjir sudah menggenang.
Baca juga: Perumahan Elit Dituding Turut Jadi Pemicu Banjir di Kelurahan Sei Mati, Ini Kata Warga
Sehingga, kata dia, bila ada banjir besar terjadi, tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Komitmen dari pemerintah harus 15 meter dari bantaran sungai. Jadi kalau pun ada warga yang terbenam, mungkin dia melanggar 15 meter tadi," kata Fahrul.
Terkait banjir ini, warga menuding bahwa keberadaan benteng dan perumahan elite turut menjadi pemicu utama banjir.
Disinggung mengenai tudingan itu, Fahrul tak menjawab tegas.
Baca juga: Korban Banjir Terpaksa Mengungsi di Musala, Tidur Cuma Beralaskan Tikar Seadanya
"Mungkin secara garis dan teknisnya saya tidak mengerti, karena ada masing-masing sektor yang mengetahui itu. Kalau menyalahi pun saya tidak tahu," ujarnya.
Dia menjelaskan, kalau hujan deras di Kota belum tentu banjir.
Fahrul mengatakan di Kelurahan Sei Mati ada 12 lingkungan, dan enam lingkungan berada di bantaran Sungai Deli.(cr8/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lurah-sei-mati.jpg)