Breaking News:

Menu Ini Hanya Ada Saat Ramadan, Waktu yang Pas Nikmati Makanan Favorit

Aneka panganan khas Aceh ini hanya ada saat di bulan Ramadan dengan berjualan tepat di Salon Setia Budi milik Rosmalina

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
Menu Ini Hanya Ada Saat Ramadan, Waktu yang Pas Nikmati Makanan Favorit
Tribun Medan
Tampilan Anyang Pakis yang dijual di sekitaran Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (6/5/2021) siang.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Saat bulan Ramadan, masyarakat begitu antusias untuk berburu aneka jajanan yang mungkin hanya ada di momen tertentu.

Tak hanya panganan umum seperti gorengan atau pun aneka kue basah yang tak pernah absen, namun ada satu tempat yang spesial menyajikan panganan berbuka khas Aceh, yaitu Kanji Rumbi Bu Rosmalina.

Aneka panganan khas Aceh ini hanya ada saat di bulan Ramadan dengan berjualan tepat di Salon Setia Budi milik Rosmalina yang terletak di Jalan Setia Budi, Medan.

Baca juga: Rujak Serut Aceh Mami Cut, Kuliner Ramadan Khas Aceh yang Cocok Sebagai Menu Diet

Kelahiran Aceh Tamiang, Rosmalina sudah membuka usaha kuliner berbuka puasa ini sejak tahun 2005 yang hanya dibuka saat buan Ramadan untuk menu khas Aceh dan Melayu.

"Ciri khas jajanan untuk buka puasa ini yaitu Bubur Pedas dan bubur Kanji Rumbi yang merupakan ciri khas Melayu dan Aceh yang kita jual. Untuk harga per bungkusnya kita jual Rp 15 ribu, tapi yang lainnya rata-rata dengan harga Rp 13 ribu," ungkap Rosmalina, Rabu (5/5).

Rosmalina mengakui bahwa Bubur Pedas yang menjadi primadona dalam menu usaha kuliner miliknya.

"Kami buka setelah selesai masak saat Dzuhur, jam 2 kami sudah di tempat. Sebelum azan Ashar Alhamdulillah bubur pedasnya sudah habis," ujar Lina.

Menariknya, hampir semua bumbu kuliner racikan Lina didatangkan langsung dari Aceh untuk menjaga citarasa yang khas. Hal ini ia lakukan lantaran tak semua bahan dapat ia dapatkan dengan mudah di Medan.

"Di bubur pedas ini ada 44 bahan rempah-rempat terutama dari berasnya sendiri. Nah, untuk rempah-rempahnya ini seperti daun Sikentut, daun Buas-buas, dan daun Tapak Leman yang kebetulan tidak ada di Medan jadi semua bahan-bahannya ini saya pesan dari Aceh Tamiang. Setiap dua hari sekali saya bawa itu daun rempah-rempah untuk kita oleh di sini (Medan)," ujar Rosmalina.

Selain bubur pedas dan bubur Kanji Rumbi, kuliner ini menyajikan beragam menu seperti Es Koteng, Es Pisang Raja, Serabi, dan yang tak kalah populer ada Mi Kocok khas Aceh Tamiang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved