Breaking News:

Jelang Lebaran, Forkopimda Karo Cek Kesiapan Hotel di Berastagi

Pengecekan ini dilakukan untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana apakah sudah disesuaikan dengan standar protokol kesehatan.

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Nasrul / Tribun Medan
FORKOPIMDA Karo lakukan pengecekan ke lokasi objek wisata jelang libur lebaran, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, melakukan pengecekan ke beberapa fasilitas hotel yang ada di seputar wilayah Berastagi. Diketahui, pengecekan ini dilakukan untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana apakah sudah disesuaikan dengan standar protokol kesehatan atau belum jelang libur Lebaran pekan depan.

Pengecekan ini dilakukan langsung oleh Bupati Karo Cory br Sebayang, didampingi oleh Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo, Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko, Kapolsekta Berastagi Kompol L Marpaung, Kasat Pol-PP Hendrik P Tarigan, dan Kadis Kesehatan Karo Irna Safrina Meliala. Pengecekan ini dilakukan mulai dari Hotel Mikie Holiday, kemudian Hotel Sinabung Hills, dan Hotel Internasional Sibayak.

Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, mengungkapkan pengecekan ini dilakukan untuk meminimalisir adanya lonjakan pengunjung yang datang.

Baca juga: Antisipasi Kerumunan Jelang Lebaran, Forkopimda Karo Cek Perbatasan dan Lokasi Wisata

"Pengecekan ini kita lakukan untuk melihat fasilitas umum, khususnya hotel menjelang lebaran," ujar Eko, Kamis (6/5/2021).

Eko menjelaskan, pada pengecekan ini pihaknya melihat lansung bagaimana kesiapan fasilitas pendukung hotel. Kemudian, Forkopimda juga melihat secara langsung seperti apa kondisi jumlah hunian dan pemesanan kamar hotel menjelang Lebaran mendatang.

Setelah melihat daftar pemesanan kamar hotel, Eko menjelaskan pihaknya melihat jumlah pemesanan masih di batas aman. Seperti diketahui, untuk fasilitas umum saat ini hanya bisa menampung sebanyak 50 pasien dari kapasitas suatu ruangan atau fasilitas.

"Tadi kita lihat juga tidak banyak jumlah pemesanan, dari 100an kamar kita lihat hanya sekitar 16 kamar yang dipesan. Dari mulai tanggal 12 hingga 17 Mei mendatang, kita lihat hanya sekitar 40 persen," ungkapnya.

Eko mengimbau kepada semua pengusaha hotel untuk tetap melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan. Kemudian, dari adanya surat edaran bupati mengenai pembatasan aktivitas masyarakat dan surat terusan, agar dapat dipatuhi. (cr4/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved