Breaking News:

Penyekapan Kekasih di Medan

Pengacara Korban Penyekapan Kekasih Sebut Ada Barang Bukti Penyiksaan yang Belum Ditemukan

Denny Roberto mengungkapkan dari barang-barang bukti yang berhasil diamankan polisi masih ada barang bukti lain yang belum ditemukan.

Tribun-medan.com/ Fredy Santoso
Rina Simanungkalit (33), bersama kuasa hukumnya Denny Roberto selesai menjalani pemeriksaan perdana di Mapolsek Medan Area pada Jumat (7/5/2021). (Tribun-medan.com/ Fredy Santoso) 

Laporan Wartawan Tribun-Medan/ Fredy Santoso

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang perempuan korban penyiksaan dan penyekapan bernama Rina Simanungkalit (33), menjalani pemeriksaan perdana di Mapolsek Medan Area.

Rina tiba di kantor polisi pada pukul 11:20 WIB menggunakan kaus berwarna hitam bercorak putih ditemani seorang anak laki-lakinya.

Bukan hanya itu, ia juga didampingi kuasa hukumnya dan satu orang saudaranya.

Selesai menjalani pemeriksaan selama empat jam, mereka keluar pada pukul 15:35 WIB.

Kuasa hukum korban, Denny Roberto mengungkapkan dari barang-barang bukti yang berhasil diamankan polisi masih ada barang bukti lain yang belum ditemukan.

Ia pun meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera menemukan alat bukti berupa satu unit tang besi, obeng dan tali plastik yang digunakan oleh pelaku kejahatan untuk menyiksa kliennya.

Selain itu, ia juga meminta supaya aparat penegak hukum bisa memproses kasus ini dengan teliti dan juga netral.

Menurutnya, kasus yang menimpa kliennya tersebut merupakan kejahatan luar biasa karena dianggap tidak lagi manusiawi.

"Dari kanitnya, saksi-saksi lain juga sudah diperiksa dan juga tadi ada barang bukti yang belum ditemukan seperti obeng, tang, sama tali yang mengikat antara rantai dan lengan. Barang bukti harus dapat," kata Denny Roberto saat diwawancarai di halaman Mapolsek Medan Area pada Jumat (7/5/2021).

Halaman
12
Penulis: Fredy Santoso
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved