Breaking News:

News Video

Petugas Gabungan Lakukan Penyekatan Arus Mudik dari kawasan Asahan dan Labura Menuju Toba

Petugas gabungan melakukan penyekatan para pemudik dari kawasan Asahan dan Labura menuju Toba.

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Petugas gabungan melakukan penyekatan para pemudik dari kawasan Asahan dan Labura menuju Toba.

Pos penyekatan ini berlokasi di kawasan Desa Simangkok, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba,

Kasat Lantas Polres Toba Iptu RT Gunawan Siahaan berada di lokasi untuk ikut menindak langsung sejumlah kendaraan yang melakukan pelanggaran.

Satu di antara pelanggaran yang dimaksud yaitu melintas tanpa membawa surat jalan dan surat sehat surat keterangan terbebas dari paparan Covid-19.

Sejak pagi hingga sore hari, pihaknya telah melakukan tindakan memulangkan sebanyak tiga kendaraan.

Baca juga: Vaksinasi Massal di Toba Dibatasi 600 Vaksin, Kadinkes Toba dr Juliwan Hutapea Beber Alasannya

Ia juga yakin jumlah pelintas pun berkurang drastis sebab telah dilakukan penyekatan di sejumlah kawasan sebelum tiba di Kabupaten Toba.

"Ada yang sudah kita pulangkan, sudah tiga. Kayaknya dari penyekatan di kawasan sebelumnya sudah terjadi sehingga hari ini masih tiga yang sudah kita pulangkan," ujar Kasat Lantas Polres Toba Iptu RT Gunawan Siahaan saat ditemui di lokasi penyekatan, Simangkok, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba pada Jumat (7/5/2021).

"Kita suruh putar balik karena tidak mematuhi peraturan dan ini adalah perbatasan antara Kabupaten Toba dan Asahan. Itu kan ada surat rapid antigen," lanjutnya.

Saat berada di lokasi, terlihat pengendara sedang diperiksa oleh petugas. Petugas meminta surat keterangan dari pengemudi mobil.

Setelah berselang beberapa menit, pihaknya memutuskan untuk menyuruh pengemudi memutarbalik arah. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya mengedukasi masyarakat perihal protokol kesehatan, secara khusus penggunaan masker.

"Kita juga memastikan para pengendara menggunakan masker," terangnya.

Setelah dari kawasan Simangkok, TRIBUN-MEDAN.com juga beralih ke kawasan Desa Aek Natolu, Kecamatan Lumban Julu,Kabupaten Toba. Hal sama juga dilakukan di kawasan tersebut.

Setidaknya, dari laporan petugas, ada 8 mobil yang diminta putar balik. Para pelintas tersebut berasal dari Medan, Serdang Bedagai, dan Jawa Barat.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Bobby Silalahi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved