Breaking News:

Edy Rahmayadi Soroti Serapan Anggaran Minim: Bupati, Wali Kota Kayak Mana Kalian Ini, Uangnya Ada

Kabupaten dan kota di Mei penyerapan anggaran ada yang masih 6 persen. Bupati, wali kota kayak mana kalian ini. Padahal uangnya ada.

Ist
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat meninjau lokasi longsor di areal PLTA Batangtoru, Minggu (2/5/2021). Pada kunjungannya itu, ditemukan dua korban lainnya.(Ist) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyoroti masih ada sejumlah daerah di kabupaten dan kota yang serapan anggarannya masih minim di triwulan I tahun anggaran (TA) 2021.

Padahal penyerapan anggaran ini penting dan telah menjadi instruksi Presiden RI Joko Widodo, demi memulihkan perekonomian akibat hantaman pandemi covid-19 yang terjadi setahun terakhir.

Pemerintah daerah diminta segera merealisasikan program-program dalam bentuk percepatan belanja pemerintah, bantuan sosial, padat karya dan lainnya. 

"Kabupaten dan kota di Mei penyerapan anggaran ada yang masih 6 persen. Bupati, wali kota kayak mana kalian ini. Padahal uangnya ada, kecuali uangnya nggak ada, utang dulu. Ini uangnya ada," kata Edy, Sabtu (8/5/2021).

Edy Rahmayadi pun tak ingin menutup-nutupi data serapan anggaran pemerintah daerah, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut.

Tujuannya agar uang bisa berputar di masyarakat dan akhirnya dapat menyejahterahkan rakyat.

"Kalau ini tak diselesaikan, tak ada uang beredar di tengah-tengah masyarakat," ucapnya.

Adapun Pemerintah Kabupaten/Kota yang mendapat sorotan lantaran masih minimnya serapan anggaran pada triwulan I tahun 2021 di antaranya yakni

  1. Kabupaten Labuhanbatu Selatan 0,38 persen
  2. Kabupaten Mandailing Natal 1,68 persen
  3. Kabupaten Batubara 2,19 persen
  4. Kota Padangsidimpuan 2,40 persen
  5. Kabupaten Samosir 2,83 persen.

Sedangkan serapan anggaran kabupaten/kota di Sumut tertinggi

  1. Kabupaten Tapanuli Selatan, 23,28 persen.
  2. Kabupaten Nias 13,24 persen
  3. Kota Tebingtinggi 11,47 persen
  4. Kabupaten Tapanuli Utara 11,18 persen
  5. Kota Sibolga 11,17 persen.
Halaman
1234
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved