KABAR DUKA Pendiri Sepatu Vans Paul Van Doren Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun

"Paul bukan hanya seorang enterpreneur, tetapi juga seorang inovator," tulis mereka dalam sebuah keterangan, seperti dilansir NBC News.

Tayang:
VANS-AP VIA NBC NEWS
Co-founder sepatu Vans, Paul Van Doren 

TRIBUN-MEDAN.com - Perusahaan induk brand sepatu Vans, VF Corporation, menyampaikan kabar duka meninggalnya co-founder brand sepatu tersebut, Paul Van Doren, Jumat (7/5/2021).

"Paul bukan hanya seorang enterpreneur, tetapi juga seorang inovator," tulis mereka dalam sebuah keterangan, seperti dilansir NBC News.

Namun, belum ada rilis resmi soal penyebab kematian Paul di usianya yang 90 tahun ini.

Untuk mengenang sosok Paul van Doren, berikut cerita awal mula pembentukan merek sepatu Vans dan bagaimana cara yang dilakukannya untuk mengenalkan Vans melalui film.

Model sepatu Vans Kotak-kotak
Model sepatu Vans Kotak-kotak (Shutterstock)

Vans Laris Berkat Film

Pada awal tahun 1966, sebuah perusahaan dengan nama Van Doren Rubber Company didirikan oleh Paul bersama saudaranya, Jim van Doren dan rekannya Gordon Lee serta Serge Delia.

Pabrik dan toko sepatu cikal bakal sepatu Vans berada di Anaheim, California.

Pesanan pertama ritel ini dibuat langsung di lokasi itu, untuk kemudian diberikan kepada pelanggan pada sore harinya.

Dengan harga awal sepasang sepatu Vans kala itu adalah 2,49 dollar AS atau sekitar Rp 35.000.

Selang beberapa tahun kemudian, ritel yang didirikan Paul dan kawan-kawan kemudian dikenal dengan nama House of Vans.

Mulai tahun 1970-an, lewat film dokumenter Dogtown and Z-Boys, Vans banyak dilirik para pemain skateboard yang terkesima dengan kehadiran sepatu tersebut sebagai bagian dari gerakan koreografi tim skateboard Zephyr.

Pada tahun itulah, slogan off the wall dan dek skateboard berbentuk tombak kemudian ditambahkan ke sepatu yang kini jadi ikon gaya hidup masyarakat urban itu

Tak berhenti di situ, ada pula film Fast Times at Ridgemont High yang begitu banyak mengabadikan momen budaya pop lewat sepatu kreasi Van Doren.

Steve van Doren, putra dari Paul dalam wawancaranya dengan Sneaker Freaker mengungkapkan, perusahaannya saat itu mengirim sekotak sepatu kepada produser dari film yang tayang pada 1982 tersebut.

Selanjutnya, merek sepatu Vans semakin tersohor setelah digunakan oleh seorang peselancar Sean Penn, yang ditampilkan dalam sampul soundtrack Fast Times.

Berkat sampul itu, Vans berhasil menjual jutaan Vans Checkerboard, sepatu bermodel papan catur yang dikenakan oleh Penn.

"Kami tidak tahu film itu bakal menjadi keuntungan besar bagi perusahaan," ucap Steve Van Doren.

Dan selanjutnya yang terjadi adalah sejarah.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.TV dengan judul Paul van Doren Meninggal, Ini Sejarah Sepatu Vans hingga Jadi Warisan Budaya Pop

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved