Breaking News:

Penyekatan Mudik di Sumut 2021

Tiga Mobil Nekat Terobos Pos Penyekatan, Ada yang Bawa Surat Rapid Kedaluwarsa

Petugas Polres Langkat terpaksa meminta pengendara yang membawa penumpang mudik untuk putar balik. Ini dilakukan sesuai aturan pemerintah

Penulis: Satia
Editor: Array A Argus
HO
Bus PMTOH yang datang dari Aceh menuju Kota Medan terpaksa diminta putar balik saat melintasi pos penyekatan II, di Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Jumat (7/5/2021). 

TRIBUN MEDAN.com,STABAT--Tiga mobil angkutan yang hendak menerobos pos penyekatan II di Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat terpaksa diminta putar balik.

Hal itu dilakukan guna mencegah penularan Covid-19. 

"Dari mulai penyekatan larangan mudik, tim mendapatkan tiga mobil membawa penumpang yang mencoba untuk pulang kampung, dan sudah diminta untuk putar balik," kata Paur Subbag Humas Polres Binjai Aiptu Yasir Rahman, Sabtu (8/5/2021).

Menurutnya, ketiga mobil ini tidak dapat menunjukkan surat hasil negatif rapid test antigen, sebagaimana aturan dalam melakukan perjalanan keluar kota, saat larangan mudik diberlakukan 6-17 Mei. 

Baca juga: 394 Kendaraan Dipaksa Putar Balik Pada Penyekatan Mudik 2021 di Sumut

"Dari mobil travel Mulia Wisata dari arah Kota Medan tujuan Aceh, kita temukan penumpang yang membawa surat hasil pemeriksaan rapid test antigen yang sudah kedaluwarsa,".

"Karena itu, tim memaksa angkutan tersebut pulang kembali ke Medan," katanya.

Kemudian, sambung Yasir, pihaknya juga memintabus PMTOH yang datang dari Aceh menuju Kota Medan untuk putar arah.

"Satu unit mobil bus PMTOH dari arah Aceh menuju Medan diperintahkan balik ke Aceh, karena tidak memiliki surat rapid test antigen terhadap penumpang," jelasnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS Tes Urine di Sela Penyekatan Mudik, Sopir Truk Positif Menggunakan Amphetamine

Kemudian, satu kendaraan dari arah Kota Medan menuju Aceh juga diperintahkan untuk putar balik, karena seluruh penumpang tidak memiliki surat rapid test antigen.

"Untuk saat ini, baru tiga mobil yang kedapatan nekat untuk melakukan mudik tanpa menunjukkan surat-surat keterangan apapun," jelasnya. 

Selanjutnya, Yasir menyampaikan, kegiatan ini akan terus berlangsung sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Jauh-jauh Mudik Jakarta-Banyumas, Setibanya di Rumah Istri tak Senang, Suruh Suami Lakukan Ini

Artinya, selama melakukan penyekatan, tidak ada satupun kendaraan yang membawa penumpang bisa lolos dari pos jaga. 

Sebab, kegiatan ini diperbantukan langsung oleh TNI, Satpol-PP dan unsur dinas dari Pemkab Langkat.(wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved