Larangan Mudik di Sumut
Dampak Penyekatan Mudik, Kendaraan Melintas di Tol Balmera Turun 12 Persen
Pergerakan kendaraan di jalur tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Balmera) mengalami penurunan sejak berlakunya penyekatan mudik
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid
TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Pergerakan kendaraan di jalur tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Balmera) mengalami penurunan sejak berlakunya penyekatan mudik hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
"Pada saat penyekatan mulai tanggal 6-8 Mei 2021 di tol Balmera mengalami penurunan pada hari Jumat (7/5/2021) sebesar 11,6 persen hingga Sabtu (8/5/2021) sebesar 12,4 persen," ucap Taufiqul Hidayat, Operation Management Departemen Head Regional Jasamarga Nusantara Tollroad, Minggu (9/5/2021).
Taufiq menjelaskan, penuruan ini dinilai karena berkurangnya kendaraan yang melintas akibat dampak penyekatan yang berlaku mulai 6 Mei 2021.
"Total masuk dan keluar dari Tol Balmera normalnya bisa sampai 79 ribu per hari, tapi sekarang sekitar 76 ribu. Sedangkan pada tahun 2020 kendaraan rata-rata per harinya 56 ribu," ucap Taufiqul.
Sementara itu, hingga Minggu (9/5/2021) tercatat sudah sebanyak 282 kendaraan harus diputar balik petugas kepolisian yang kedapatan ingin hendak melakukan perjalanan mudik di Pos Penyekatan Polresta Deliserdang, di Jalinsum Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagarmerbau, Deliserdang.
Kendaraan yang disuruh putar balik terdiri dari kendaraaan roda empat maupun roda dua yang hendak melakukan perjalanan dari Kabupaten Deliserdang menuju Kabupaten Serdang Bedagai.
"Sampai saat ini, kebanyakan kendaraan yang kita suruh putar balik di pos penyekatan ini yaitu kendaraan roda dua. Dari penyekatan yang dilakukan, terus mengalami peningkatan," ucap Kapolsek Pagar Merbau, Iptu Sitompul.
(CR23/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/situasi-tol-balmera-amplas-medan.jpg)