Breaking News:

Penyekatan Mudik Sumut

Pengendara Mobil Cekcok dengan Polisi Lantaran tak Diberi Izin Melintas Meski Tunjuk Surat Tugas

Pengemudi mobil yang mengaku bekerja di proyek tol terpaksa berputar arah saat ingin pulang ke Tebingtinggi

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Pengendara mobil terlibat cekcok mulut dengan petugas di pos penyekatan, Sabtu (8/5/2021) malam. Polisi terpaksa meminta pengemudi mobil itu untuk putar arah.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.com,KISARAN--Cekcok mulut antara petugas keamanan di Pos I penyekatan mudik Asahan pecah. 

Saat itu, seorang pengendara mobil yang mengaku bekerja di proyek tol Tebingtinggi-Rantauprapat hendak pergi ke Tebingtinggi.

Pria berkepala plontos berjanggut ubanan itu awalnya datang dari arah Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.

Baca juga: Pengendara Kesempatan Menerobos Area Penyekatan Larangan Mudik saat Tengah Malam hingga Subuh

"Saya di sini sedang bekerja pak. Saya tinggal di Tebinggtinggi," kata pria tersebut, Sabtu (8/5/2021) malam.

Lantaran sudah ada aturan untuk tidak meloloskan pemudik, polisi menanyai identitas pria tersebut.

Setelah dicek, ternyata pria dimaksud bukan warga Sumatera Utara, melainkan warga asli Pulau Jawa.

Saat diminta putar balik, pria itu tidak sendirian.

Dia membawa serta keluarganya di dalam mobil.

Baca juga: Viral Video Aparat Kewalahan saat Ratusan Kendaraan Terobos Penyekatan Larangan Mudik 2021

Lantaran polisi menganggap pria tersebut hendak mudik, polisi pun memaksa pria tadi putar arah.

"Saya di sini tinggal sendiri pak. Jadi saya bawa keluarga biar ada yang menemani," kata pria tadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved