Breaking News:

REAKSI Maladewa setelah Puing Roket China Long March 5B Jatuh di Perairannya

Pasukan Pertahanan Nasional Maladewa (MNDF) sedang menyelidiki pendaratan puing-puing puing roket China Long March 5B di wilayahnya.

Editor: Tariden Turnip
kolase/facebook
REAKSI Maladewa setelah Puing Roket China Long March 5B Jatuh di Perairannya . Lokasi jatuhnya puing roket China Long March 5B di Samudra India dekat perairan Maladewa 

Menurut McDowell, obyek angkasa biasanya didesain agar ketika jatuh menyasar laut atau ditempatkan di "kuburan".

Dia merujuk kepada orbit berisi sampah antariksa di mana fragmen satelit dan roket akan berada di sana puluhan bahkan ratusan tahun.

Namun, roket China, menurut McDowell, dibuat dengan tujuan ketika jatuh berada di kawasan orbit rendah.

Desain tersebut membuat jatuhnya wahana peluncur menjadi tak terkendali dan sukar diprediksi, papar McDowell.

Badan Antariksa Eropa sebelumnya sudah membeberkan serangkaian lokasi kemungkinan jatuhnya Long March.

Dilansir CNN, mereka memprediksi roket tersebut akan jatuh di kawasan New York, Australia, Afrika, hingga Yunani.

McDowell melanjutkan, prediksi wahana itu jatuh ke laut secara statistik paling masuk akal. Karena 70 persen wilayah Bumi adalah air.

Sebelum jatuh di Samudra Hindia, wahana itu diluncurkan dari Pos Peluncuran Wenchang pada 29 April lalu.

Saat itu, roket Long March 5B membawa modul Tianhe, yang akan menjadi calon stasiun antariksa milik China. Beijing sendiri sudah mengeklaim, kemungkinan wahana antariksa mereka menabrak kawasan permukiman sangatlah kecil.

Sebagian artikel dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Roket Long March 5B Dinyatakan Jatuh ke Samudra Hindia, Pakar: Nampaknya China Menang Taruhan", "Roket China Jatuh di Samudra Hindia, NASA: Beijing Gagal Terapkan Standar"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved