Breaking News:

Penyekatan Mudik Sumut

Beradu Mulut dengan Polwan, Sopir Angkutan Ketahuan Hendak Loloskan Pemudik

Jelang detik-detik Idul Fitri, masih ada saja sejumlah pengemudi angkutan yang nekat hendak meloloskan pemudik di pos penyekatan

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Bus KUPJ menempel stiker "Khusus Paket" di bagian depan untuk meloloskan pemudik, Minggu (9/5/2021) malam. Namun cara ini diketahui petugas.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Penyekatan arus mudik 2021 masih berlanjut di Sumatera Utara.

Petugas melakukan penjagaan siang malam demi menegakkan aturan yang disampaikan oleh pemerintah.

Di Pos Penyekatan Meranti, Kabupaten Asahan, sempat terjadi adu mulut antara polisi wanita (Polwan) dengan seorang sopir angkutan umum.

Pada Minggu (9/5/2021) malam, bus KUPJ bernomor polisi BK 7011 UA mengaku datang dari Tanjungbalai hendak ke Kota Medan.

Alasannya, sopir itu tengah membawa barang.

Untuk meyakinkan petugas, sopir menempelkan stiker bertuliskan "Bus Khusus Paket" dengan harapan bisa lolos di pos penyekatan.

Saat diadang petugas, sopir awalnya menunjukkan surat jalan dan bon faktur.

Baca juga: Dampak Penyekatan Mudik, Kendaraan Melintas di Tol Balmera Turun 12 Persen

"Ini pak, bukti saya membawa barang," kata pengemudi tersebut.

Namun, petugas curiga, bahwa bus yang bertuliskan khusus paket itu terlihat membawa empat orang penumpang di bangku belakang.

"Ini kenapa membawa penumpang? Mau kemana?" tanya Briptu Putri, anggota Polwan yang berjaga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved