Breaking News:

8 Hotel di Medan Jadi Tempat Karantina, Kemungkinan Jumlah Riil-nya Lebih Banyak

Sebagian hotel tidak mau menunjukkan data tamunya dengan alasan harus ada surat dulu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumut

Tribun Medan/HO
Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang. Sesuai ketentuan, setiap orang yang datang dari luar negeri harus terlebih dahulu menjalani isolasi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Dinas Pariwisata Kota Medan mencatat ada delapan hotel yang menjadi tempat karantina Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri di Medan.

Delapan hotel tersebut didapatkan dari hasil penelusuran yang dilakukan Dinas Pariwisata Kota Medan.

"Awalnya, dari hasil rapat koordinasi disebutkan ada lima hotel. Tapi kemarin saat kami telusuri ada tambahan tiga hotel lagi yang menjadi lokasi karantina, jadi totalnya ada delapan," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono, Senin (10/5/2021).

Berdasarkan data dari rapat koordinasi dengan Pemprov Sumut lima hotel yang menjadi lokasi karantina, yaitu Hotel Madani di Jalan Sisingamangaraja, Hotel Putra Mulia di Jalan Gatot Subroto, Hotel Grand Darusalam di Jalan Darussalam, Hotel De Paris di Jalan Danau Marsabut, dan Saka Hotel di Jalan Gagak Hitam.

Berdasarkan penelusuran ditemukan tiga hotel lainnya yang digunakan sebagai tempat isolasi mandiri yaitu Hotel Bumi Malaya di Jalan Gatot Subroto, Hotel Antares di Jalan Sisingamangaraja, dan Hotel Griya di Jalan Tengku Amir Hamzah.

"Jumlahnya bisa saja bertambah. Karena kita belum dapatkan datanya dari semua hotel. Ada sebagian hotel yang tidak mau menunjukkan data tamunya dengan alasan harus ada surat dulu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumut. Ini kami sedang terus melakukan penelusuran ke hotel-hotel lainnya," terangnya.

Agus mengatakan, meskipun penanganan karantina merupakan kewenangan Pemprov, kata Agus, hotel-hotel tersebut menjadi perhatian Dinas Pariwisata Kota Medan.

Menurutnya, walaupun menjadi tempat karantina para WNI yang datang dari luar negeri, hotel-hotel itu tetap diperbolehkan untuk menerima tamu atau pengunjung.

"Hal itu memang sudah diatur dalam surat keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 No 9 Tahun 2021 tentang Tempat Karantina, Isolasi, dan Kewajiban RT-PCR bagi WNI Pelaku Perjalanan Internasional. Jadi memang hotel-hotel itu diperkenankan menerima tamu umum, selama mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Dikatakannya, sesuai instruksi Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, pihaknya siap membantu hal-hal yang dibutuhkan terkait penanganan isolasi di hotel-hotel tersebut guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved