News Video

Bobby Nasution Tinjau Pos Penyekatan Mudik Perbatasan dengan Binjai dan Deliserdang

Tim gabungan dari Pemerintah Kota Medan, Polrestabes Medan dan Forkopimda melakukan penyekatan di empat titik perbatasan Kota Medan

TRIBUN-MEDAN.COM - Tim gabungan dari Pemerintah Kota Medan, Polrestabes Medan dan Forkopimda melakukan penyekatan di empat titik perbatasan Kota Medan pada larangan mudik 6 hingga 7 Mei 2021.

Empat titik ini merupakan perbatasan di wilayah Aglomerasi Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo (Mebidangro).

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, pihaknya telah membahas bagaimana agar kepentingan non-mudik di wilayah Mebidangro tetap tidak terganggu di masa penyekatan.

"Sebenarnya sebelum libur kita diskusi untuk yang lalu lintas kerja. Karena banyak sekali yang dari Binjai-Deliserdang aktivitas kerja banyak di Kota Medan," ujar Bobby saat meninjau lokasi penyekatan mudik di simpang Tuntungan Medan, Selasa (11/5/2021).

Bobby menuturkan, menjelang libur lebaran, pihaknya mencoba memperketat mobilitas agar peningkatan kasus Covid-19 bisa tetap terkendali.

"Memang hari ini coba kita lebih perketat lagi, untuk mengantisipasi. Memang secara keseluruhan Mebidangro tidak ditutup. Ini hanya potensi-potensi bagaimana nanti wisata dari Kota Medan ke Deliserdang, ini potensi wisatanya sangat tinggi, makanya kita coba perketat," katanya.

Amatan tribun-medan.com di lokasi, puluhan penumpang angkutan umum ataupun mobil pribadi diberhentikan untuk mengikuti tes swab antigen secara acak di tenda yang sudah dipersiapkan petugas.

Mobil angkutan umum dan pribadi yang diberhentikan adalah yang dicurigai memiliki kepentingan untuk mudik.

"Kita tidak ingin walaupun diperbolehkan wisata ke Deliserdang nanti berkumpul berwisata di sana, kembali ke Medan membawa virus atau menyebarkan Covid-19. Jadi ini kita tes, tapi tidak ada yang dilarang dan tidak ada yang kita batasi hanya saja kita lakukan tes. Bagaimana apa aktivitas dia di sana dan kemana saja," tuturnya.

Sementara berdasarkan hasil swab antigen, terdapat satu orang penumpang yang hasilnya reaktif. Bobby mengatakan penumpang tersebut akan dilakukan tes lebih lanjut.

"Tadi ada yang reaktif dari satu penumpang dari bis angkutan ada yang positif satu. Ini lagi kita bawa ke puskesmas untuk diperiksa dan seluruh penumpang kita minta untuk turun dan dites lebih lanjut," ungkapnya.

Ia berharap penyekatan mudik dapat mengurangi potensi penyebaran virus Covid-19 terlebih di masa libur lebaran.

"Inilah yang saya katakan potensi-potensi. Di mana ada potensi wisata karena ini kan menuju Berastagi. Jadi pasti lebih banyak traffic-nya dan besok sudah mulai libur Jumat pasti traffic lebih banyak lagi makanya kita waspadai.

Jangan nanti keluar dari Medan, tujuannya berwisata malah menyebarkan virus. Antisipasi sebaik mungkin kita lakukan untuk menekan penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved