Breaking News:

Beralasan ke Belakang Rumah, Ternyata Warga Tebingtinggi Ini Nekat Gantung Diri

Seorang pria tua tewas gantung diri di belakang rumahnya, di Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Rabu (12/5/2021) malam.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Inafis Polres Tebingtinggi melakukan evakuasi pria gantung diri di di Jalan Yos Sudarso Lingkungan II, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, Rabu (12/5/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Seorang pria tua tewas gantung diri di belakang rumahnya, di Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Rabu (12/5/2021) malam.

Pria berinisial PO itu nekat mengakhiri hidup di momen akhir Ramadan 1442 Hijriah sehingga membuat jiran tetangga kaget.

Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP Joshua Nainggolan menyampaikan, semula anak kandung korban mempertanyakan mengapa Poniman berada di belakang rumah

"Sekira pukul 19.10 WIB, saksi melihat korban sedang berada di belakang rumah. Kemudian saksi menanyakan kepada korban 'Mau ngapain ayah di belakang" lalu korban menjawab " Udah tutup aja pintunya'," ujar Joshua menyebutkan keterangan saksi.

Beberapa saat berselang, merasa curiga dengan tingkah ayahnya, kemudian anak kandung berinisial SY menghubungi keluarga lain untuk datang ke rumah.

Ternyata, ayahandanya telah tergantung di belakang rumah menggunakan seutas kawat yang dikaitkan ke kayu penyangga seng belakang rumah.

Warga dan Kepala Lingkungan pun mendatangi lokasi dan melaporkan hal ini ke petugas berwajib.

Adapun dugaan sementara, alasan korban nekat mengakhiri hidup lantaran stres dengan kondisi hari tuanya.

"Mungkin karena sudah tua dan tidak bekerja lagi," terang Joshua.

Saat ini, kasus kematian PO tengah diselidiki oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Tebing Tinggi.

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved