Breaking News:

Gempa Nias Barat

Warga Sempat Berhamburan ke Luar Rumah saat Gempa Nias, Sekarang Sudah Tenang

Anggota DPRD Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Nitema Gulo menyebut masyarakat sudah tenang pascagempa berkekuatan magnitudo 6,7, Jumat siang

Penulis: Domu D. Ambarita | Editor: Juang Naibaho
BMKG/net
SELAIN Malang Menewaskan 8 Orang, Kepulauan Sangihe pun Diguncang Gempa 

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini berkekuatan M=7,2 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=6,7," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan resminya.

Baca juga: GEMPA DAHSYAT 7.2 Guncang Nias dan Pantai Barat Sumatera Terasa ke Padang

Lanjut Bambang dalam penjelasannya, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal yang berada di zona outer-rise.

"Hal ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme sesar turun atau normal fault," ungkapnya.

Masih dikatakan Bambang, guncangan gempa bumi ini dirasakan di Gunung Sitoli, Kabupaten Nias III-IV MMI.

Dalam skala ini, bila gempa terjadi pada siang hari, dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Sementara di Banda Aceh dirasakan dalam skala III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu.

Di Aek Godang, Aceh Tengah, guncangan terasa dalam skala II MMI.

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.

Hingga hari Jumat pukul 14.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock sebanyak tiga kali.

BMKG merekomendasikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke rumah," bebernya.

Selain itu, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

(amb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved