Breaking News:

Penyekatan Mudik di Sumut 2021

IMBAUAN Edy Rahmayadi pada Kepala Daerah terkait Arus Balik Lebaran, Perketat Penyekatan

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta kepala daerah di kabupaten/kota untuk memperketat pos penyekatan pada arus balik lebaran 1442 hijriah.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-Medan.com/Kristen Edi Sidauruk
Ipda Adi Putro saat melakukan pemeriksaan di posko penyekatan mudik, Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan pada Jumat, (14/5/2021). (Tribun-Medan.com/Kristen Edi Sidauruk) 

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Gubernur Edy Minta Pos Penyekatan Diperketat

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta kepala daerah di kabupaten/kota untuk memperketat pos penyekatan pada arus balik lebaran 1442 hijriah.

Hal itu merupakan upaya Pemerintah Provinisi (Pemprov) Sumut mencegah peningkatan kasus covid-19 pascalibur lebaran tahun ini, mengingat eskalasi penularan virus corona di Sumut dinilai masih tinggi.

Menurut Edy langkah itu juga diambil menindaklanjuti Surat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional pada 12 Mei 2021.

"Kepada semua bupati diminta agar melakukan pemeriksaan secara teliti dan cermat terhadap dokumen RT-PCR, swab test Antigen atau Genose setiap pelaku perjalanan masyarakat pada masa arus balik Idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi di setiap pos penyekatan di perbatasan," ujar Gubernur Edy, dalam instruksi tertulisnya kepada Satgas Covid-19 kabupaten.

Adapun yang menjadi prioritas pos penyekatan yakni di 10 kabupaten yang posisinya berbatasan langsung dengan daerah di provinsi lain.

Ke 10 daerah tersebut yakni Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat dan Tapanuli Tengah yang berbatasan dengan Provinsi Aceh.

Kemudian Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Padanglawas, Padanglawas Utara serta Madina dengan perbatasan Provinsi Riau dan Sumatera Barat.

"Kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten agar memberikan dukungan personel untuk melakukan swab test antigen di titik-titik pengecekan yang telah ditentukan. Dukungan alat rapid test disiapkan oleh Kementerian Kesehatan RI," jelasnya.

Dan bagi pelaku perjalanan pada arus balik lebaran kali ini, jika dinyatakan positif maka wajib melakukan isolasi di tempat-tempat yang telah disediakan oleh Satgas Covid-19 di daerah.

"Untuk daerah lainnya, selain 10 kabupaten tadi Pak Gubernur tetap meminta agar tidak melonggarkan penjagaan. Karena kondisinya, masih banyak masyarakat yang tetap melakukan perjalanan mudik sebelum lebaran walaupun sudah ada larangan dari pemerintah. Karena itu pada arus balik, antisipasi tetap dilakukan," ujar Kepala Dinas Kominfo Sumut, Irman Oemar, Sabtu (15/5/2021).

Sementara itu puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Sabtu (15/5/2021) dan Minggu (16 Mei 2021), lantaran pada 17 Mei 2021 libur lebaran telah selesai.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved