Dihantui Rob, Warga Kampung Nelayan Indah Berharap Pembangunan Tembok Banjir Segera Rampung
Pemko telah mengerahkan eskavator pada Selasa pekan lalu. Namun sejak itu pengerjaan hanya berlangsung sehari.
Penulis: Dedy Kurniawan |
TRIBUN-MEDAN.com - Warga Kampung Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan berharap Pemko Medan segera melanjutkan pembangunan benteng untuk menahan rob atau luapan air laut.
Warga Kampung Nelayan Indah, Chaidir, mengatakan Pemko telah mengerahkan eskavator pada Selasa pekan lalu. Namun sejak itu pengerjaan hanya berlangsung sehari.
"Sejak alat berat masuk, pengerjaannya mungkin baru sekitar 10 persen. Hari ini alatnya off, mungkin besok kerja lagi. Kemarin pun baru sehari kerja," katanya, Minggu (16/5/2021).
Meski alat berat sudah diturunkan ke lokasi, warga masih was-was akan ancaman banjir besar.
"Tanggal 27 nanti yang bahaya banjir robnya, sama seperti banjir kemarin yang parah. Jadi harapannya Pemko kerjakan dulu bagian yang berisiko ini. Ada empat titik yang penting,," kata Chaidir.
Warga lain, Herman, benteng penahanan rob tidak mudah rusak.
"Semoga tanggulnya kuat, agar bentengnya enggak pecah lagi. Dan aman untuk antisipasi dan mencegah banjir rob atau air pasang," katanya.
Walikota Bobby menyampaikan benteng dibuat dengan tanah, namun dibuat setinggi empat meter untuk mengantisipasi air laut pasang masuk ke pemukiman. (dyk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rob_warga_kampung_nelayan_indah_medan_labuhan.jpg)