Breaking News:

Pelaku UMKM Sumut Dapat Pemberitahuan Terima Bantuan Tapi Ternyata Diblokir, Kok Bisa?

"Saya merasa dipermainkan, padahal saya dapat bantuan dana UMKM resmi dari presiden tapi dipersulit di tahap ke dua ini," katanya.

Penulis: Yufis Nianis Nduru
Editor: Liston Damanik
hai.grid.id
Ilustrasi Uang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Yufis Nianis Nduru

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Sebagian pelaku usaha di Medan mengeluh karena merasa dipersulit dalam pencairan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Seorang pelaku UMKM yang enggan namanya disebutkan mengaku telah mendapat pemberitahuan dari BRI bahwa bantuan UMKM telah masuk ke rekeningnya. Namun, saat ia ke bank untuk mengurus pencairan, ia harus menelan kekecewaan.  

Staf BRI mengungkapkan bahwa statusnya MB atau telah diblokir. Bank pun mengarahkannya untuk melengkapi data dan meminta Dinas Koperasi untuk mengubah status dari MB ke HG, agar pihak bank dapat membuka blokirannya. 

Namun, saat ia meminta keterangan terkait hal ini kepada pihak dinas koperasi, dia mengungkapkan tidak memberikan solusi. 

"Dinas Koperasi bilang soal dana UMKM diblokir tidak ada wewenang   pihak mereka, dan saya hanya ingin melengkapi data saja mereka tidak merespon dan menyuruh berurusan dengan pihak bank," ujarnya. 

Puluhan nasabah PNM Mekaar berkerumun di depan kantor BNI AR Hakim untuk mendapatkan bantuan UMKM di Jalan Arief Rahman Hakim, Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatra Utara.
Puluhan nasabah PNM Mekaar berkerumun di depan kantor BNI AR Hakim untuk mendapatkan bantuan UMKM di Jalan Arief Rahman Hakim, Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatra Utara. (TRIBUN MEDAN/GOKLAS)

"Saya merasa dipermainkan, padahal saya dapat bantuan dana UMKM resmi dari presiden tapi dipersulit di tahap ke dua ini. Pihak bank tidak akan mengeluarkan dana jika status dana masih MB," tambahnya. 

Pengalaman serupa juga dirasakan Nila, sesama pelaku usaha UMKM yang mengungkapkan bahwa pencairan dana bantuan tahap ke dua cukup rumit. 

"Memang pencairan dana tahun ini lumayan sulit. Beda dengan tahun lalu, aman-aman saja dan lancar," kata Nila.

Sekretaris Pokja Penyaluran Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro Diskop UKM Sumut, Juniari Siahaan mengungkapkan bahwa status HG dapat  dicairkan. Namun, MB berarti diblokir oleh pemerintah pusat. 

"Status HG itu sudah bisa dicairkan atau diambil uangnya. Kalau proses MB diblokir di pusat," katanya. 

Bahkan, dalam penjelasan pemblokiran ini ia menyatakan seharusnya pihak bank yang lebih berwenang. 

"Yang bisa menjelaskan dari pihak perbankan. Yang saya dengar, bisa jadi UKM tersebut ada pinjaman KUR atau dia tidak layak mendapat bantuan tersebut karena usahanya bukan mikro," ujar Juniari.  (cr20/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved