Breaking News:

Gempa Beruntun Kembali Guncang Samosir, Ini Keterangan BMKG

Gempa beruntun kembali mengguncang Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (18/5/2021) malam.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
BMKG/net
Gempa beruntun kembali mengguncang Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (18/5/2021) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Gempa beruntun kembali mengguncang Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (18/5/2021) malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan kekuatan gempa bumi 3,5 Skala Richter (SR) dan 2,2 SR pada Selasa (18/5/2021) malam.

Kepala BBMKG Medan Hartanto menjelaskan bahwa gempa beruntun ini terjadi pada pukul 19.15 WIB dan 20.12 WIB.

"Kejadian dan parameter gempa bumi pada Selasa (18/5/2021) pukul 19:14:59 dan 20:12:11 WIB, wilayah Samosir diguncang gempabumi tektonik," ujar Hartanto saat dikonfirmasi Tribun-medan.com, Selasa.

Ia menyampaikan bahwa hasil analisa BMKG menujukkan bahwa gempa bumi yang pertama berkekuatan M=3.5.

Episenter terletak pada koordinat 2.62 LU dan 98.75 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 kilometer Timur Samosir pada kedalaman 3 kilometer.

"Selanjutnya gempa yang kedua berkekuatan M=2.2, epicenter terletak pada koordinat 2.62 LU dan 98.72 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 kilometer Timur Samosir pada kedalaman 1 kilometer," sambungnya.

Baca juga: Gempa Nias Barat Magnitudo 7,2, Masyarakat Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Lanjutnya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diduga akibat dari kombinasi sesar lokal dan Swarm.

"Aktivitas gempa dengan magnitudo relatif kecil dengan frekuensi kejadiannya sangat tinggi dan berlangsung dalam waktu yang relatif lama di wilayah sangat lokal) yang terjadi di Pulau Samosir," terangnya.

Ia menuturkan bahwa guncangan gempa dirasakan di Samosir II MMI.

"Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat germpa tersebut," terangnya.

Dari analisis BMKG, ia menguraikan bahwa hingga pukul 22:00:00 WIB hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Dengan melihat kondisi ini, ia menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website ( http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved