Breaking News:

VIRAL Seorang Ibu Dipaksa Lahiran Normal oleh Pihak Rumah Sakit hingga Meninggal Dunia

Ia menuding bahwa rumah sakit memberikan keterangan yang berbelit-belit soal penyebab kakak iparnya tersebut meninggal dunia. 

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Royandi Hutasoit
Yuli Sinaga
Kolase foto korban saat mesih di rumah sakit hingga di rumah duka 

"Gila ga sih seharian nunggu hanya karna supaya lahir normal? Kenapa? Ada apa dengan rumah sakit? Apa karna dokter nya tidak ada? Kenapa bisa selalai itu? Hey, saya juga kerja di RS tapi tidak pernah bidan2 disini selalai itu!!!," lanjut tulisan itu. 

"Bahkan sampai setelah anak Eda saya lahir dan di nyatakan meninggal, DOKTER nya sama sekali tidak TERLIHAT. Kemana DOKTER NYA ? Apakah dia belum puas hari rayaan sampai ke RS harus lama? Apa perawat atau bidan nya kurang libur sampe kerja main2 begitu?," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ada video mereka miliki dimana para perawat rumah sakit tersebut, acuh tak acuh saat merawat korban.

"Di video ini ada video Eda saya yang udah merasa kesakitan, dan ada video kakak saya bertanya ke perawat dan juga bidan nya kenapa semua ini terjadi dan mereka menjawab dengan biasa, ada yang sambil main HP, mereka bilang “tekanan darah nya tinggi jadi ga bisa dioperasi dari awal” bahkan ada yang bilang Placenta nya putus karna jalan-jalan," Lanjutnya. 

Ia menuding bahwa rumah sakit memberikan keterangan yang berbelit-belit soal penyebab kakak iparnya tersebut meninggal dunia. 

"Lah bukannya orang hamil tua harus banyak gerak biar bayi nya cepat turun? Dan bukannya Placenta bisa putus karena ketuban udah terlalu lama pecah? Padahal ketubannya saja belum pecah!! Lalu kenapa pada saat bayi nya sudah meninggal kalian memberikan alasan yang berbelit2 dan beda perawat dan bidan beda jawaban? Awal nya Kalian bilang darah nya normal saja, dan kalian yang memaksa agar lahiran normal saja, Dimana kalian dulu sekolah? Kenapa bisa jadi perawat kalo kerjaan kalian masih NOL," katanya. 

"Apa Hanya karna menunggu kedatangan dokter makanya Kalian lama2 kan buat dioperasi? Kalo tidak ada dokter harusnya dari awal bilang biar bisa pindah RS !!! Kalian udh menghilangkan 2 nyawa. Dan sekarang tepat pukul 05 pagi tgl 17 Mei 2021, Eda kuu dinyatakan meninggal dunia karena koma, sangat lemah sampe harus donor darah tapi tetap tidak bisa di selamatkan. Eda ku dinyatakan meninggal tanpa sakit bawaan apapun Aku tidak pernah lupakan ini semua. Saya yakin Tuhan itu adil. Kalian akan dapat balasan nya ! Selamat jalan boru kuu sayang, bou sayang sama kamu biar Tuhan yang membalas mereka karna sudah mempermainkan mu dan selamat jalan buat Eda ku tercinta Tuhan sayang sama kalian. Dan tetap jadi Abang yang kuat abg kU. Terimakasih untuk Pelayanan yang buruk di RS BUNDA MULIA KISARAN terutama dari perawat dan bidan nya. Benar2 tidak layak dipakai. Tolong bantu share agar banyak org tau kalo RS bunda mulia tidak layak jadi tempat orang yang butuh pertolongan. Saya hanya tidak ingin ada korban lagi Rs Bunda Mulia. Kisaran #kisaran #asahan," tutup tulisannya.

Hingga berita ini dinaikkan, Tribun Medan masih berusaha untuk mengkonfirmasi kejadian ini kepada pihak Rumah Sakit Bunda Mulia Kisaran

(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved