Breaking News:

Asuransi Gagal Panen Sebaiknya Tidak Hanya untuk Petani Padi

Andry Anshari menilai pada era perubahan iklim ini tentunya bukan hanya petani padi yang membutuhkan perlindungan.

Penulis: Yufis Nianis Nduru
Editor: Liston Damanik
ist
Ilustrasi panen padi. Direktur Pelaksana Yayasan Sinar Tani Indonesia (Sintesa) Andry Anshari berpendapat sebaiknya petani komoditas lain dapat mengikuti asuransi gagal panen seperti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Yufis Nianis Nduru

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menganjurkan agar para petani di Indonesia ikut mendaftar dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk mencegah kerugian saat gagal panen. 

Direktur Pelaksana Yayasan Sinar Tani Indonesia (Sintesa) Andry Anshari menyambut baik Asuransi Usaha Tani Padi. 

"Pada era perubahan iklim ini tentunya bukan hanya petani padi yang membutuhkan perlindungan. Harusnya di tahun 2021 petani komoditas lain dapat menerima manfaat asuransi yang sama."

"Apalagi pertanian merupakan sektor yang tumbuh positif selama pandemi Covid-19. Jadi sudah seharusnya pemerintah lebih memerhatikan sektor ini secara komprehensif," kata Andry. 

Baca juga: Di Tengah Isu Impor Beras, Petani di Toba Keluhkan Harga Gabah Tak Sebanding dengan Biaya Produksi

Selanjutnya, dia berharap akan ada kebijakan pemerintah yang lebih lagi dalam mengembangkan sektor pangan. 

"Krisis akibat pandemi Covid-19 menjadi bukti kuatnya sektor pertanian. Bung Karno sudah katakan, urusan pangan itu merupakan hidup matinya sebuah bangsa, sederhananya untuk mewujudkan negara berdaulat dan kuat, mari kita daulat dan kuatkan sektor pangan dahulu."

"Saya kira rakyat dan seluruh petani di Indonesia masih menunggu kebijakan atau program lainnya dari pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia," tutupnya.  (cr20/tribun-medan.com)  

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved