Breaking News:

Harga Emas Naik Lagi Hari Ini, Dibanderol Rp 952 Ribu per Gram, Ini Penjelasan Butik Antam Medan

Harga emas Antam terus meroket sejak awal pekan pascalebaran. Hari ini, Rabu (19/5/2021) berada di posisi harga Rp 952 ribu per gram,

Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Pegawai di Butik Emas Antam Centre Point Mall saat melayani pembeli beberapa waktu lalu. Saat ini harga emas Antam berkisar Rp 952 ribu.(TRIBUN MEDAN/KARTIKA) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Harga emas Antam terus meroket sejak awal pekan pascalebaran.

Pantauan tribun-medan.com, harga emas Antam di Butik Antam Medan hari ini, Rabu (19/5/2021) berada di posisi harga Rp 952 ribu per gram, naik Rp 1.000 dibanding hari Selasa (18/5/2021) yang berada di harga Rp 951 ribu per gram.

Namun kenaikan signifikan terjadi pada Selasa yang meroket hingga Rp 10 ribu, dari Rp 941 ribu per gram per Senin (17/5/2021) menjadi Rp 951 ribu per gram.

Adapun harga dasar emas 24 karat untuk ukuran 0,5 gram seharga Rp 526 ribu, ukuran 1 gr seharga Rp 952 ribu, ukuran 2 gr seharga Rp 1.854.000, 3 gr seharga Rp 2.763.000.

Kemudian untuk ukuran 5gr seharga Rp 4.575.000, ukuran 10 gr seharga Rp 9.070.000, ukuran 50 gr seharga Rp 44.855.000, dan ukuran 100 gr seharga Rp 89.561.000 per gram

Sedangkan untuk harga buyback berada di harga Rp 858 ribu per gram hari ini.

Baca juga: Harga Emas Antam Naik Signifikan Pascalebaran, Model Gift Series Paling Laku

Supervisor Butik Antam Medan, Alfrida mengakui bahwa ada kenaikan harga sejak awal pekan.

Berdasarkan analisis fundamental dari Alfrida, lonjakan ini sebagai bentuk antisipasi investor atas kekhawatiran inflasi.

"Harga emas kembali menguat pada hari Senin menembus level tertinggi lebih dari 3 bulan. Dilaporkan bahwa investor mengambil langkah keluar dari pasar ekuitas dan berlindung ke safe-haven gold sebagai bentuk antisipasi atas tren inflasi yang diprediksi akan meningkat dalam waktu dekat," ucap Alfrida.

"Selain itu, yield Treasury Amerika yang cenderung stabil bahkan di saat harga saham sedang turun seperti saat ini juga meningkatkan kehati-hatian investor, sehingga mendorong kenaikan demand
emas sebagai asset lindung nilai inflasi," tambahnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved