Breaking News:

Longsor di Perumahan KSP Siantar Makin Luas, Warga Pergi Selamatkan Diri

"Sekarang ini kami sudah takut tinggal di sini. Sudah enggak di sini lagi kami," ujar Hijrah

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik

Laporan Wartawan Tribun Medan, Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Warga Perumahan Karang Sari Permai, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar dibayangi ketakutan karena longsor di jalan perumahan itu semakin lebar.

Kedalaman longsor mencapai 20 meter dengan panjang longsor mencapai 10 meter. Longsor memakan badan jalan komplek perumahan yang biasa dilalui warga, dan menumbangkan tiang listrik perumahan.

Sebagian warga telah mengungsi ke rumah kerabat. Salah satunya Hijrah Sikumbang.

"Ini sudah dua tahun. Tapi parah pas awal awal Bulan Puasa ini. Kasmi sudah ajukan proposal ke Pemko Pematangsiantar. Sekarang ini kami sudah takut tinggal di sini. Sudah enggak di sini lagi kami," ujar Hijrah, Rabu (19/5/2021).

Ia berharap Pemko Pematangsiantar segera merespon kondisi longsor yang sudah memakan teras rumahnya itu.

Baca juga: Lahan Pertanian di Siantar Kian Menyusut, Kebutuhan Pangan Bakal Bergantung Daerah Lain

Kepala BPBD Daniel Siregar mengatakan, bawahannya sudah mensurvei lokasi longsor di Kompleks Perumahan Karang Sari Permai.

"Kami sudah survey. Kita sudah turun untuk survey awal untuk melakukan perhitungan," kata Daniel.

Namun, kata Daniel, ada penanganan longsor masih terkendala dengan administrasi, di mana aset kompleks termasuk jalan yang longsor belum diserahkan ke Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk dikelola.

"Kami sudah bicara dengan warga, terkait aset jalan belum diserahkan ke Pemko Pematangsiantar untuk ditangani," pungkasnya. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved